Wasit dari Greater Manchester Pimpin Liverpool vs MU

Wasit dari Greater Manchester Pimpin Liverpool vs MU

Anthony Taylor akan memimpin laga panas antara Liverpool dan Manchester United pada awal pekan depan. Sebagian suporter Liverpool tidak senang dengan penunjukan Taylor.

Taylor, 37 tahun, telah ditunjuk sebagai wasit saat Liverpool menjamu MU di Anfield, Senin (17/10) mendatang. Inilah pertama kalinya Taylor memimpin laga antara dua tim tersukses di Inggris itu.

Penunjukan Taylor sebagai wasit pada laga tersebut dipertanyakan. Pasalnya, Taylor berasal dari Greater Manchester. Taylor tinggal di wilayah Altrincham, yang jaraknya cuma enam mil (sekitar 9,6 km) dari Old Trafford, stadion kebanggaan MU.

Taylor lahir di wilayah Wythenshawe, Greater Manchester. Dia mulai memimpin laga-laga Premier League pada musim 2010/2011 dan masuk daftar wasit FIFA pada Januari 2013.

Taylor adalah suporter klub semi-profesional Altrincham FC. Meskipun demikian, ada kekhawatiran dia tidak akan bersikap netral lantaran tempat asalnya yang begitu dekat dengan MU.

Pada bulan April lalu, suporter Everton memprotes penunjukan Taylor sebagai wasit pada laga melawan MU di semifinal Piala FA. Tapi, protes itu tak digubris.

Saat Brendan Rodgers masih menjadi manajer Liverpool, dia pernah didenda 8.000 poundsterling pada Januari 2014 karena memprotes penunjukan Lee Mason untuk laga melawan Manchester City di Etihad Stadium, yang berakhir 2-1 untuk kemenangan City. Mason sendiri berasal dari Bolton, salah satu wilayah di Greater Manchester.

“Saya terkejut karena kami main di Manchester dan kami dipimpin oleh seorang wasit dari Greater Manchester. Semoga ke depannya kami tak lagi dipimpin wasit dari Greater Manchester untuk laga-laga Liverpool-Manchester,” ujar Rodgers saat itu, seperti dikutip dari Liverpool Echo.

Dengan alasan yang sama, sejumlah suporter Liverpool pun risau Taylor akan membuat keputusan-keputusan kontroversial dalam pertandingan.

“Anthony Taylor adalah seorang wasit yang buruk. Seorang wasit yang buruk dari Manchester. Kenapa dia akan menjadi wasit untuk LFC vs MUFC?” tulis seorang suporter bernama Jay di Manchester Evening News.

“Mempertimbangkan United menurunkan pemain ke-12 dalam diri Anthony Taylor, fans harus membuat stadion semenakutkan mungkin untuk United dan para ofisial,” tulis suporter lain bernama Steelo.

Tapi, ada juga yang menganggap kekhawatiran itu akan dijadikan alasan jika nantinya MU menang di Anfield.

“Anda tahu bahwa fans Liverpool akan menyinggung hal ini jika mereka kalah melawan United, bahkan meski Taylor tak membuat kesalahan sama sekali,” tulis ConcreteJoe.

Taylor musim ini telah memimpin tujuh pertandingan Premier League dan mengeluarkan 23 kartu kuning.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply