Van Gaal Akui ‘Setan Merah’ Bermasalah dengan Set Piece

Manajer Manchester United, Louis van Gaal, mengakui ada masalah di dalam timnya. Masalah itu berupa eksekusi bola mati yang kerap merugikan timnya.

Van Gaal akan membawa timnya ke Boleyn Ground, Rabu (11/5/2016) dini hari WIB, untuk menghadapi West Ham United. ‘Setan Merah’ membutuhkan dua kemenangan lagi untuk memastikan satu tempat di zona empat besar.

Saat ini, United duduk di posisi kelima klasemen sementara dengan nilai 63, tertinggal dua angka di belakang Manchester City (65) yang berada di posisi keempat. Namun, City sudah mengantongi 37 pertandingan, sementara United baru 36.

West Ham, yang akan melakoni laga terakhirnya di Boleyn Ground, sebelum berpindah kandang ke Olympic Stadium musim depan, memiliki Andy Carroll. Dengan tinggi 193 cm dan kemampuan menyundul yang baik, Carroll –diakui Van Gaal– bisa mendatangkan masalah. Apalagi jika West Ham mendapatkan tendangan penjuru atau tendangan bebas.

“Ini pertama kalinya kita membicarakan soal lawan ketimbang kabar pemecatan saya! Terima kasih, terima kasih,” ujar Van Gaal kepada para jurnalis seperti dilansir Soccerway.

“Betul. Saya mengkhawatirkannya. Saya selalu memperhitungkan semuanya.”

“Kami selalu mengadakan pertemuan seperti itu –untuk tiap pertandingan– dan kami menghabiskan banyak waktu untuk menyusun rencana,” lanjut manajer asal Belanda tersebut.

Gol terakhir yang masuk ke gawang United sendiri berawal dari tendangan bebas. Kala itu, set piece dari sisi kanan pertahanan United disambut dengan sundulan oleh bek Leicester City, Wes Morgan.

“Sepertinya kami adalah tim (dengan ukuran badan) paling kecil di Premier League dan kami selalu bermasalah menghadapi set-play. Kami harus bisa mengatasinya. Anda benar, saya tidak menyangkalnya,” kata Van Gaal.

14 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply