Unai Emery Terinspirasi Pada Pelatih Tak Terkenal Tapi Hebat

Unai Emery Terinspirasi Pada Pelatih Tak Terkenal Tapi Hebat

Unai Emery akui terinspirasi pada sosok pelatih yang tak terlalu terkenal, tapi hebat. Manajer klub Liga Inggris Arsenal itu bersedia menjelaskan siapa tokoh panutannya dalam dunia kepelatihan selama ini.

Unai Emery sendiri awalnya mulai naik daun setelah bawa Sevilla jadi juara Liga Europa. Ia kemudian memimpin sebuah proyek besar bersama klub Ligue 1, PSG. Tak main-main, Emery langsung sapu bersih semua gelar domestik yang ada.

Kegagalan di gelaran Liga Champions membuatnya ditendang PSG yang tak sabaran. Nasib baik tetap berpihak padanya usai langsung dijemput Arsenal untuk menggantikan Arsene Wenger yang terlalu lama jadi pelatih di sana.

Tak sia-sia, Emery bahkan sudah berhasil membawa Arsenal dalam 20 laga terakhirnya tanpa terkalahkan di semua kompetisi. Melalui sebuah wawancara di situs resmi Arsenal, Unai Emery lantas utarakan siapa orang yang jadi panutannya selama ini.

Ternyata panutannya adalah Javier Irureta yang jelas jarang terdengar selain di Spanyol saja. Javier Irureta berkarir sejak jadi pemain sampai jadi pelatih dan pernah bermain di Atletico Madrid dan Athletic Bilbao.

Javier Irureta mendorong Deportivo La Coruna menjadi juara La Liga musim 1999-2000 sebagai pelatih. Irureta sempat juga membawa Deportivo masuk semi final Liga Champions musim 2003/04. Wajar jika Emery sangat mengidolakan Irureta.

“Kalau di Spanyol saya belajar banyak hal dari satu pelatih luar biasa, Javier Irureta. Beliau sudah melatih di Deportivo La Coruna dan memilih karir yang hebat sekali sebagai seorang pelatih,” jelas Emery dengan antusias melalui situs resmi Arsenal.

“Pada saat dia jadi pelatih saya dulu, dia sempat berkata kepada kami: Saat saya menggantikan pemain itu karena saya ingin perubahan saja. Mungkin itu sangat positif, mungkin juga itu bisa jadi negatif, tapi itu setidaknya berubah. Itu adalah ide pertama yang saya pikirkan dalam kepala saya (jika kelak jadi pelatih).”

“Saat ada di tim lain, kritik kepada saya datang karena saya dinilai terlambat melakukan pergantian dan di sini Anda bilang saya malah terlalu kecepatan mengganti pemain. Bagi saya semua itu bergantung pada momennya, seperti apa laga lagi berjalan,” pungkas Emery.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply