Trigol Messi Jawaban bagi Kritik Maradona

Lionel Messi menjawab kritikan Diego Maradona dengan mencetak tiga gol kemenangan Argentina 5-0 atas Panama, Sabtu (11/6). Meski dianggap tak punya jiwa kepemimpinan sebagai kapten, namun bintang Barcelona itu membuktikan diri sebagai inspirator Tim Tango.

Messi yang dimasukkan pada babak kedua menggantikan Augusto Fernandez tampil cemerlang dengan menyarangkan tiga gol ke gawang Panama yang dikawal Jaime Penedo.

Penyerang mungil berusia 28 tahun itu hanya membutuhkan waktu tujuh menit untuk mencetak gol pertamanya sejak diturunkan pada menit ke-61.

Gol pertama Messi tercipta akibat kesalahan pemain belakang Panama. Alih-alih membuang bola dari tekanan pemain Argentina, tendangan Miller justru membentur Higuain dan membuat bola justru mengalir lebih dekat ke arah Messi yang berada di dalam kotak penalti.

Dengan cerdas Messi mengirimkan bola ke pojok kanan gawang yang tak kuasa diantisipasi Panedo.

Upaya Miller membuang bola malah berakhir dengan peluang untuk Argentina. Sepakannya mengenai wajah Higuain dan bola jatuh di kaki Messi. Tanpa kesulitan, Messi menuntaskan peluang bebas tersebut ke pojok kiri bawah gawang.

Gol kedua Messi diciptakan lewat tendangan bebas fantastis di menit ke-78. Sepakan terukur Messi ke pojok kanan gawang tak mampu dijangkau Panedo.

Messi lagi-lagi membuktikan diri sebagai inspirasi Argentina dengan mencetak gol ketiganya di menit ke-87. Pemain yang dijuluki Si Kutu itu sukses mengecoh para pemain bertahan Panama sebelum mengirimkan bola ke pojok kanan gawang Panedo.

Kartu merah yang diterima Anibal Godoy di menit ke-31 menjadi salah satu faktor Argentina untuk mendominasi permainan. Dua gol Albiceleste lainnya diciptakan Nicolas Otamendi (7′) dan Sergio Aguero (90′).

Trigol Messi cukup seakan menjawab kritik pedas dari legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona. Kendati tak terlalu berpengaruh di ruang ganti tim, Messi selalu menjadi pemain terdepan yang menginspirasi permainan Tim Tango.

Kemenangan ini membuat Argetina berada di puncak klasemen Grup D Copa America Centenario dengan koleksi enam poin dari dua laga yang dilakoni. Sementara peringkat kedua dan ketiga masing-masing ditempati Panama dan Chile yang sama-sama mengemas nilai tiga.

Satu tiket tersisa bakal direbutkan Panama dan Chile yang akan saling berhadapan pada Rabu (15/6).

34 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply