Tite Tolak Bicara Soal Masa Depannya sebagai Pelatih Brasil

Tite Tolak Bicara Soal Masa Depannya sebagai Pelatih Brasil

Pelatih tim nasional Brasil, Tite, memiliki masa depan yang suram, setelah tim asuhannya yang pernah menjadi juara dunia lima kali, disingkirkan Belgia dengan skor 2-1 di babak perempat-final Piala Dunia 2018 pada hari Sabtu (7/7) dini hari WIB.

Empat tahun setelah mengalami kekalahan memalukan dengan skor 7-1 saat menghadapi Jerman di kandang sendiri, Brasil dipaksa untuk mengikuti rekan Amerika Selatan mereka, yakni Argentina, Uruguay dan Kolombia, yang sudah tersingkir dari turnamen bergengsi di Rusia tersebut.

Padahal, Brasil memiliki catatan yang sangat baik jelang tampil di Rusia. Mereka telah tak terkalahkan dalam 15 pertandingan terakhir di bawah asuhan Tite, sebelum kekalahan melawan Belgia. Tite sendiri mengakui jika itu adalah kekalahan pahit. Akan tetapi, dia menepis soal peluangnya yang suram untuk tetap menangani Neymar CS usai Piala Dunia.

“Saya tidak akan berbicara tentang masa depan, saya tidak memikirkan masa depan,” kata Tite yang saat ini baru berusia 56 tahun.

“Saya akan melakukan penilaian umum tentang pertandingan dan kompetisi kami, tetapi saya tidak akan membuat komentar tentang individu. Ini tidak terlalu manusiaiwi. Dan kita juga harus melihat konteks global.

“Kami memainkan pertandingan di mana kami memiliki banyak kepemilikan bola, banyak peluang, tetapi dalam hal efektivitas… Belgia berhasil mengubah peluang mereka menjadi gol. Mereka tidak lebih unggul dari kami di lapangan, tetapi lebih efisien. Itu pasti,” tandasnya.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply