Tekad Kane Bungkam Kritik Lagi

Penyerang Tottenham Hotspur Harry Kane memang belum unjuk ketajaman di awal musim ini. Kane tidak cemas dan bertekad untuk menjawab keraguan itu sekali lagi.

Kane, 23 tahun, menjadi sensasi setelah berhasil mengemas 31 gol di musim penuh pertamanya di skuat utama Tottenham pada 2013-14. Meski begitu, tidak sedikit yang kemudian menduga bahwa Kane hanyalah ‘numpang lewat’ saja.

Pasalnya di musim berikutnya, Kane menjalani start yang sama sekali tidak mulus. Ia gagal mencetak gol di delapan penampilan berturut-turut untuk Spurs tapi di akhir musim toh Kane membungkam kritik dengan mencetak total 28 gol, termasuk 25 gol di liga.

Tren itupun terjadi lagi di 2016-17. Kane baru sekali membobol gawang lawan dalam lima penampilannya di seluruh kompetisi. Kekalahan 1-2 dari AS Monaco di Liga Champions tengah pekan ini lagi-lagi mencuatkan kritik terhadap dia.

Spurs akan menjamu Sunderland di White Hart Lane, dalam lanjutan Premier League, Minggu (18/9/2016). Kane berharap bisa mengakhiri puasa golnya.

“Orang-orang bilang begini pada musim lalu dan aku lantas memenangi Sepatu Emas dan mencetak sekitar 30 gol untuk klub dan tim nasional,” kata Kane yang dilansir The Mirror.

“Orang-orang akan selalu membicarakannya, itu tidak menggangguku. Aku fit, siap bermain,” sambung dia.

“Aku akan siap untuk pertandingan hari Minggu, kalau dipanggil oleh manajer, dan mudah-mudahan aku bisa mengukir namaku di papan skor dan memenangi pertandingan,” cetus dia.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply