Teerasil Dangda Dibayangi Kutukan Sepatu Emas

Teerasil Dangda Dibayangi Kutukan Sepatu Emas

Teerasil Dangda punya kutukan di Piala AFF. Keberhasilannya jadi pencetak gol terbanyak tak pernah diikuti oleh kesuksesannya mengantar Thailand jadi juara Piala AFF.

Di luar buruknya penampilan Teerasil dan Thailand di Piala AFF 2010, Teerasil dan Thailand tampil bagus di dua keikutsertaan lainnya yaitu pada 2008 dan 2012.

Saat masih 20 tahun, Teerasil telah menunjukkan kemampuannya sebagai bomber Thailand di Piala AFF 2008.

Teerasil berperan besar mengantar Thailand ke babak final dengan gol-golnya. Namun empat gol yang dikemasnya tak mampu membawa Thailand jadi juara. Thailand kalah agregat 2-3 di partai final melawan Vietnam.

Pada tahun 2012, Teerasil kembali tampil mengilap. Ia sukses mencetak lima gol dan membawa Thailand ke partai puncak.

Tetapi Teerasil kembali gagal tampil sempurna di partai final. Teerasil tak mampu mencetak gol dan Thailand kalah agregat 2-3 dari Singapura.

Di Piala AFF 2016 kali ini, Teerasil dan Thailand kembali jadi unggulan pertama untuk memenangi turnamen. Teerasil pun tampil produktif dan telah mengemas enam gol sejauh ini, unggul tiga gol dari pesaing terdekat, Boaz Solossa.

Namun sepatu emas yang ada di depan mata kembali dibayangi kutukan gagal membawa Thailand juara. Tim Gajah Perang tersebut kalah 1-2 dari Timnas Indonesia di leg pertama dan harus bekerja keras di leg kedua yang berlangsung Sabtu (17/12).

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply