Tanggapan Martinez Pasca Pemecatan

Menjadi sebuah kehormatan bagi Roberto Martinez, pada saat dirinya mampu mendapatkan kesempatan melatih Everton, dan dirinya pun merasa bangga bisa bekerja sama dengan para pemain berbakat yang dimiliki oleh klub di tiga musim terakhir.

Manajer berusia 42 tahun tersebut akhirnya harus menerima kenyataan dipecat dari posisi kepelatihan tim utama The Toffees pada hari Rabu lalu, dengan bahan pertimbangan berbagai hasil buruk yang harus diterima oleh timnya di sepanjang musim 2015-2016.

“Berbagai hal tidak mampu berjalan dengan baik pada tahun ini, namun secara keseluruhan, tim ini telah menunjukkan sebuah perkembangan yang sangat baik. Dilabeli sebagai tim yang agresif dan sangat berbahaya merupakan sebuah hal yang cukup baik.”, ujar Martinez kepada media setempat.

“Saya merasa sangat bangga dengan para pemain ini, namun memang perpisahan sepertinya tidak bisa dihindari. Saya hanya berharap mereka akan mendapatkan momen yang lebih baik lagi di musim depan.”

Dengan lowongnya pekerjaan Manajer di Goodison Park, berbagai nama telah beredar di kalangan media. Dan spekulasi yang beredar memunculkan beberapa kandidat utama seperti Frank de Boer, Ronald Koeman, David Moyes, Rafael Benitez hingga Manuel Pellegrini, yang diyakini sebagai sosok paling ideal untuk menggantikan peran Martinez.

Dan, hingga saat ini pelatih kebangsaan Spanyol tersebut dikabarkan masih belum menentukan masa depannya. Namun, beberapa media meyakini jika Martinez telah mendapatkan beberapa penawaran dari klub-klub di La Liga, serta beberapa klub lainnya di Inggris, seperti klub promosi Premier League pada musim depan, Middlesbrough yang belum bisa dipastikan apakah akan tetap mempertahankan Aitor Karanka sebagai pelatih mereka.

Tiga musim berkarir sebagai pelatih The Toffees, Martinez telah mencatatkan jumlah pertandingan sebanyak 143 laga, dengan catatan meraih 62 kemenangan, 37 hasil imbang dan 44 kekalahan.

19 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply