Tak ada Lagi Winger-Winger Persib yang Berani Menendang

Dalam laga melawan PSM Makassar, winger-winger Persib patut diacungi jempol karena sudah punya keberanian untuk mengeksekusi sendiri peluang yang mereka dapat lewat sebuah tendangan. Namun, dalam laga melawan Madura United, hal ini tidak terlihat kembali.

Sayap memang masih menjadi opsi utama Persib dalam membongkar lini pertahanan Persib dalam laga melawan Madura United ini. Baik itu Atep, Shohei, bahkan Maitimo sekalipun kerap menggunakan sisi sayap sebagai media untuk menyerang.

Tapi dalam pertandingan ini, serangan dari sayap Persib justru menjadi sesuatu yang tidak efektif. Pertama, menyisakan ruang di belakang yang bisa dieksploitasi oleh para pemain Madura. Kedua, serangan Persib kembali tidak variatif, karena kebanyakan malah berakhir menjadi umpan silang.

Rencana Djanur pada awalnya adalah memasang Essien dan Maitimo di depan agar bisa menjadi pemantul bola bagi Shohei maupun Atep, setelah Persib mengalami ketidaan sosok target man di lini depan. Namun, tekanan hebat di tengah yang diberikan oleh para pemain di lini tengah Madura United, dikomandoi oleh Asep Berlian, membuat rencana serangan Persib akhirnya kembali ke sayap lagi. Maitimo malah cukup sering beroperasi di sayap kanan Persib.

Saat sadar bahwa umpan silang tidak efektif, para winger Persib ini justru malah kehilangan keberanian mereka untuk melakukan cut inside dan menendang langsung ke arah gawang. Ketiadaan Tantan, winger yang acap melakukan cut inside, memberikan pengaruh, tapi pekerjaan rumah juga bagi para winger yang tidak berani untuk menendang ke arah gawang. Apalagi dalam pertandingan ini, tampak Persib begitu sulit mencetak peluang ke gawang Madura United.

Asep Berlian dan Greg Nwokolo, Sosok Kunci Permainan Madura United

Ada dua sosok yang menjadi kunci dari permainan Madura United dalam laga semalam. Mereka adalah Greg Nwokolo dan Asep Berlian. Kedua pemain ini berperan cukup baik di sisi penyerangan dan pertahanan dari tim Laskar Sape Kerrap.

Greg menjadi orang yang terlibat dalam tiga gol yang dicetak oleh Madura United dalam laga semalam. Satu pergerakannya berbuah tendangan penalti, satu asis, serta satu gol memanfaatkan umpan dari Bayu Gatra adalah buah dari penampilan luar biasanya. Giringan bolanya kerap menjadi awal dari serangan balik Madura United. Kecepatannya pun sering merepotkan Wildansyah dalam laga tersebut.

Pujian juga patut disematkan kepada Asep Berlian. Menghadapi nama-nama besar di lini tengah Persib, termasuk Michael Essien, Asep tidak gentar. Ia menjadi pemberi komando pressing agresif yang dilancarkan oleh para pemain tengah Madura United sehingga membuat lini tengah Persib sulit berkembang.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply