Simeone: Bayern punya banyak pemain menggantikan posisi utama

Diego Simeone mengaku tak pernah berbagi ruang ganti dengan Pep Guardiola, tetapi ia memiliki teman-teman yang juga berkawan dengan mantan pelatih Barcelona tersebut. Menurutnya, mereka selalu mendorong Pep untuk menjadi pelatih. Para pemain asuhannya yang juga pernah bekerjasama dengan Pep tampaknya juga memuji antusiasme dan pengetahuannya yang impresif – terutama jika mengingat usianya yang masih muda sebagai pelatih papan atas.

Simeone yakin laga antara Barcelona dan Bayern Munchen amatlah spesial untuk Guardiola. Laga ini berbeda karena ia kembali ke klub di mana ia tumbuh sebagai pemain, tempat ia pernah melatih, dan tempat ia menulis banyak sekali kisah spesial. Pep mengenal baik pemain-pemain Barcelona dan tentu saja hal ini dapat membantunya meracik strategi demi meloloskan timnya ke babak final Liga Champions di Berlin.

Menurut pelatih yang musim lalu mengantarkan timnya ke final Liga Champions itu, perencanaan strategi Pep pasti akan terfokus pada Lionel Messi. Guardiola akan menyampaikan kepada skuadnya tentang kualitas, kekuatan, dan pergerakan Messi, tapi begitu laga berjalan dan bola mulai bergulir, Messi adalah pesepakbola spesial yang mampu melakukan hal-hal baru yang tak diduga lawan sebelumnya.

Di mata Simeone garis depan Barcelona luar biasa kompetitif. Bagaimana tidak, masing-masing dari ketiga penyerang Barca merupakan pemain yang diakui dunia kemampuannya. Neymar adalah individu dengan banyak kemampuan yang membuat kagum siapapun yang menonton; Luis Suarez adalah penyerang tengah yang pandai memposisikan diri, dengan punggung membelakangi gawang, berlari mengambil posisi; dan Messi adalah pemain terbaik di dunia.

Selain ketiga bintang tersebut, Luis Enrique juga telah menunjukkan levelnya tinggi permainannya. Statistik membuktikan pertahanan Barcelona menjadi lebih kuat ketimbang musim lalu, tampil lebih baik di depan dan saat menyerang, serta dengan lini tengah yang lebih efektif. Sejak Desember, tim ini telah banyak tumbuh.

Laga kontra raksasa Jerman ini sendiri cukup berimbang menurut prediksi Simeone. Bayern – yang pada 2012/2013 menyingkirkan Barca dari turnamen paling bergengsi di Eropa itu dengan agregat telak 7-0 – kehilangan pemain-pemain penting karena cedera, tapi Simeone menegaskan bahwa itu tak bisa dijadikan alasan. Ia yakin Bayern memiliki tanggung jawab untuk menampilkan permainan kompetitif. “Saya tahu Bayern punya pemain-pemain yang dapat menggantikan posisi pilihan-pilihan utama mereka yang cedera, dan mereka mampu melakukan tugas tersebut,” ujar Simeone.

Ketika ditanya tentang final idealnya, Simeone menyatakan ia mengharapkan terjadinya all Spanish final. “Jika Real Madrid dan Barcelona sama-sama mencapai final, itu akan memberikan nilai yang lebih tinggi terhadap apa yang telah kami capai di Atletico Madrid,” tutupnya.

24 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply