Setelah Sapa Penggemar Jakarta, Owen ke Kemenpora

Setelah Sapa Penggemar Jakarta, Owen ke Kemenpora

Michael Owen mampir ke Kementerian Pemuda dan Olahraga dalam kunjungannya ke Jakarta. Dia ingin sosialisasikan akademinya.

Eks pemain Liverpool dan Manchester United itu sudah dua kali ke Jakarta. Terakhir kali dia datang pada 2013 dalam sebuah laga eksibisi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan.

Kini Owen datang kembali ke Jakarta untuk bertemu penggemarnya sekaligus mensosialisasikan akademinya ‘Michael Owen Football Centre’ ke Kemenpora.

Mantan striker timnas Inggris itu disambut Sekretaris Menpora, Gatot S. Dewa Broto, dan Deputi IV bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Mulyana, di lantai 3 Kantor Kemenpora.

“Tujuan saya ke sini untuk memperkenalkan akademi ‘Michael Owen Football Centre’ dan saya mengidentifikasi negara-negara Asia Tenggara, salah satunya Indonesia, yang begitu lapar soal sepakbola,” kata Owen dalam jumpa persnya, Senin (5/2/2018).

“Sepakbola membutuhkan banyak orang untuk bermain, di MOFC kami berlatih mengontrol bola, jadi saya pikir ini terbuka untuk semua orang,” ujar dia kemudian.

Sementara itu, Gatot mengatakan senang dengan kehadiran para legenda sepakbola Inggris, apalagi Maret mendatang Kemenpora juga bakal kedatangan David Bechkam.

“Kami mewakili Bapak Menteri untuk bertemu Owen dengan harapannya ke depan ada dampaknya. Tidak secara langsung untuk Asian Games, tapi Owen ke sini karena concern ke usia muda,” kata Gatot.

“Rencana untuk membuat akademinya di Indonesia ada. Tapi kami belum tahu seperti apa. Kami tidak berhak untuk mengizinkan atau tidak karena apa yang dilakukan Owen juga dilakukan oleh pemain sepakbola dari luar lainnya. Kami murni mendorong dan tak perlu izin ke Kemenpora,” dia menjelaskan.

“Cuma dia sempat kaget karena kegilaannya pecinta sepakbola di Indonesia bukan hanya klub Inggris, tapi klub-klub Eropa juga. Dia berharap ini bukan hanya fanatisme saja tapi peningkatkan kualitas dari klub itu sendiri. Dia ingatkan bahwa klub sehebat apapun tetap nomor satu adalah usia muda,” sambungnya.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply