Setelah Hampir Tujuh Bulan Tak Kalah, Juve Terjegal

Massimiliano Allegri tidak suka melihat Juventus kalah. Catatan apik dalam rentang hampir tujuh bulan terakhir pun terputus begitu saja.

Juventus 1-2 ketika menghadapi tim yang sudah pasti terdegradasi, Hellas Verona, di Stadion Marc’Antonio Bentegodi, Senin (9/5/2016) dini hari WIB. Sebelumnya, Juventus terakhir kali menelan kekalahan pada 28 Oktober 2015, ketika itu mereka takluk 0-1 dari Sassulolo.

Dari kekalahan melawan Sassuolo hingga kekalahan melawan Verona, terentang waktu hampir tujuh bulan dan 26 pertandingan. Dalam 26 pertandingan itu, Bianconeri 25 kali menang dan satu kali bermain imbang. Rentetan impresif itulah yang kemudian membuat mereka menjuarai Serie A musim ini.

Melihat catatan impresif itu terhenti di tangan tim juru kunci Serie A, Allegri kesal. Namun, bukan lantaran status Verona sebagai juru kunci, melainkan permainan Juventus yang disebutnya tidak cukup intens.

“Kekalahan ini tidak bisa diterima dan seharusnya tidak ada dalam kartu kami,” ujarnya kepada Mediaset.

“Verona tampil bagus dan bermain intens. Kami tidak tampil intens. Kami harus mengambil sisi positif dari kekalahan ini, karena kami harus membuat mental kami berada di konsisi yang tepat.”

“Ini bukan kami tampil kurang lapar, tapi kami kurang konsentrasi dan fokus. Kami membuat beberapa kesalahan teknis, terlalu sering kehilangan bola, dan tidak kohesif.”

“Sangat disayangkan, kami kalah setelah 26 pertandingan, padahal kami ingin mengakhiri musim dengan kebanggaan.”

“Kami harus menang melawan Sampdoria hari Sabtu nanti, lalu kami punya final Coppa Italia melawan Milan,” kata Allegri.

Juventus kini mengoleksi 88 poin dari 37 pertandingan. Kekalahan dari Verona adalah kekalahan kelima mereka musim ini.

12 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply