Riedl: Hasil Terbaik untuk Timnas Indonesia dan Myanmar

Riedl: Hasil Terbaik untuk Timnas Indonesia dan Myanmar

Laga uji coba pertama timnas Indonesia di luar negeri berakhir imbang tanpa gol dengan tuan rumah Myanmar, Jumat (4/11).

Dalam laga di Stadion Thuwunna, Yangon, tersebut Indonesia mendapatkan dua peluang emas lewat kaki Boaz Solossa di babak pertama dan kaki Lerby Eliandry di babak kedua. Di satu sisi, kiper timnas Indonesia, Andritany Ardhiyasa cukup sigap menjaga gawang ketika pemain-pemain Myanmar berhasil lolos dari kawalan pemain bertahan Merah Putih.

“Saya rasa inilah hasil yang terbaik dicapai kedua tim, sama-sama kuat bertahan, tapi kurang beruntung untuk mencetak gol,” kata Pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl usai pertandingan.

“Kita sama-sama punya peluang, tapi belum berhasil mencetak gol.”

Dalam laga tersebut Riedl melakukan sejumlah susunan starter di laga ini, dengan memberi Lerby Eliandry, Bayu Gatra, dan Abduh Lestaluhu kesempatan bermain sejak awal.

Lerby menggantikan posisi Irfan Bachdim, yang di dua laga uji coba sebelumnya melawan Malaysia dan Vietnam menjadi rekan duet Boaz Solossa di lini depan. Bayu Gatra menggantikan peran Andik Vermansah, sedangkan Abduh menjadi starter sebagai pengganti Abdul Rachman.

“Komposisi Timnas Indonesia saat ini adalah yang terbaik dengan adanya pembatasan 2 pemain tiap klub di liga, membuat sedikit kesulitan dalam meramu,” ujar Riedl.

Berkaca pada hasil di Yangon malam ini, rekor Indonesia yang tak pernah dominan atas Myanmar pun semakin panjang. Sebelum hasil imbang malam ini, Indonesia hanya mampu meraih 50 persen kemenangan dari 12 pertemuan sebelumnya.

Hal itu tentu menjadi perhatian khusus bagi staf pelatih timnas Indonesia. Pada Piala AFF 2016 mendatang, Indonesia memang tak berada satu grup dengan Myanmar. Namun, timnas Merah Putih bisa saja berhadapan dengan Myanmar ketika lolos dari fase grup.

“Saya pikir melihat permainan Myanmar bisa lolos ke semifinal AFF. Mereka lebih kuat dibanding Malaysia,” tukas Riedl menilai kondisi skuat Myanmar yang baru saja dihadapi anak-anak asuhnya.

“Selanjutnya kami fokus melawan Vietnam, mereka tim bagus. Komposisi pemain ada yang berubah di laga tersebut nanti,” sambung Riedl.

Indonesia dipastikan akan mendapat perlawanan yang lebih sengit ketika menghadapi Vietnam pada laga tandang selanjutnya di Hanoi, 8 November mendatang. Bisa dibilang, level permainan Vietnam berada satu tingkat di atas Myanmar.

Pertandingan melawan Vietnam bisa menjadi kesempatan terakhir bagi Riedl untuk memantapkan susunan pemain jelang Piala AFF 2016.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply