PSM Ajukan Surat Protes ke PSSI

PSM Makassar telah mengajukan surat protes ke PSSI karena merasa dirugikan dalam laga lawan Persija Jakarta. Ada beberapa hal yang mereka minta.

PSM bermain imbang 2-2 saat bertandang ke markas Persija di Stadion Patriot Candrabhaga, Selasa (15/8/2017) sore WIB, kendatipun tim besutan Robert Rene Alberts itu setelah sempat unggul 2-0.

Di menit ke-82 Willem Jan Pluim sempat menjebol gawang Persija. Tapi wasit asal Iran, Bonyadifard Mooud, tidak mengesahkannya karena ia dianggap lebih dulu handball.

Keputusan pengadil lapangan tersebut menimbulkan protes dari tim PSM, yang di antaranya dilakukan Hamka Hamzah, Pluim, dan Rene. Wasit merespons dengan mengartu kuning Pluim dan mengusir Rene dari area bench.

Merasa dirugikan, PSM pun mengirimkan surat protes ke PSSI. Surat itu disampaikan langsung oleh Chief Executive Officer PSM Munafri Arifuddin.

“Kami secara tertulis sudah sampaikan laporan kepada pihak PSSI sebagai bentuk protes dan sudah diterima langsung oleh [Wakil Ketua PSSI] Joko Driyono dan nantinya pihak PSSI akan menindaklanjuti protes kami terhadap pihak terkait,” ujar Munafri ketika dihubungi, Rabu (16/8/2017).

Dengan surat protes itu, Munafri sadar betul bahwa hal itu tidak mengubah hasil pertandingan. Namun, dia ingin hukuman yang diberikan wasit kepada Rene dan Pluim bisa dicabut.

“Memang bentuk protes kami tidak akan mengubah hasil pertandingan, tetapi dalam surat protes ada beberapa poin yang kami minta. Pertama, kami meminta kartu kuning yang diterima oleh Pluim dicabut dan kami juga minta kartu merah pelatih kami (Rene) dicabut agar tidak masuk ke ranah Komisi Disiplin. Sebab jika sudah sampai di sana tentu dikhawatirkan nantinya pelatih tidak bisa mendampingi tim,” katanya.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply