Persijap Jepara Ancam Mundur Dari Liga 2

Persijap Jepara tampaknya sudah jengah, lantaran kembali merasa dirugikan dan menganggap telah dizalimi oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Itu setelah, Komdis PSSI memutuskan Persijap kalah 3-0 dari Persibat Batang plus denda Rp100 juta.

Sanksi itu tertuang dalam surat Komdis PSSI nomor 147/L2/SK/KD-PSSI/VIII/2017 yang dikirim pada 31 Agustus 2017. Dalam putusan itu, tim Laskar Kalinyamat dianggap menolak melanjutkan pertandingan melawan Persibat dalam lanjutan Liga 2 2017 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, 27 Agustus 2017.

Pada pertandingan itu, laga terhenti pada menit ke-93 setelah terjadi kericuhan usai tim tamu mendapatkan hadiah penalti. Melihat kenyataan itu, Persijap pun mengancam mundur dari Liga 2 2017.

“Persijap dinyatakan kalah walk out (WO). Padahal kami tidak pernah meninggalkan lapangan, bahkan hingga malam hari. Justru tim wasit yang pergi tanpa peluit panjang dan diikuti tim Persibat,” ujar Esti Puji Lestari, CEO Persijap dalam rilis resmi klub.

“Kami hari ini melayangkan banding beserta bukti kesaksian dan juga rekaman pertandingan. Kami akan mengklarifikasi semua dakwaan dan sanksi terhadap Persijap yang berlebihan dan tidak konsisten,” tegasnya.

Di samping itu, Esti juga menyoroti soal pasal yang diterapkan terhadap klubnya. Menurutnya, pasal yang diterapkan tak sesuai dengan hukuman yang diberikan. Sekadar informasi, Komdis PSSI memberikan sanksi merujuk pada pasal 56 jo pasal 31 Kode Disiplin PSSI tentang pengancaman wasit. Namun hukuman yang diberikan karena menolak melanjutkan pertandingan.

“Kalau terbukti menolak melanjutkan pertandingan seharusnya dinyatakan mundur. Tapi ini dianggap kalah WO dan jelas menguntungkan tim-tim tertentu,” keluh Esti.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply