Persebaya 10 Hari 3 Laga, Enggak Bagus untuk Klub dan Timnas

Gelandang Persebaya Surabaya, Rendi Irwan, mengeluhkan jadwal padat di akhir putaran pertama Liga 1 2019. Dia menilai jeda pertandingan dengan Arema, Perseru Badak Lampung, dan Persija Jakarta terlalu mepet.

Persebaya harus menjalani tiga pertandingan dalam tempo sepuluh hari. Setelah melawat ke markas Arema FC di Stadion Kanjuruhan pada 15 Agustus, dilanjutkan tandang ke markas Badak Lampung lima hari kemudian.

Kini, Persebaya ditunggu Persija. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung Minggu (25/8/2019) mulai pukul 15.30 WIB. di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

“Dari situ saya sebagai pemain menilai cukup melelahkan, karena dari Malang langsung ke Lampung, dan besok akan lawan Persija di Surabaya,” kata Rendi usai latihan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (22/8/2019).

Selain jadwal padat di klub, tim dibenturkan dengan persiapan Timnas Indonesia menuju Kualifikasi Piala Dunia 2022. Sehingga, klub harus kehilangan banyak pemain, terutama Persebaya yang dipastikan ditinggalkan lima pemain untuk bergabung dengan Simon McMenemy. Yakni, Otavio Dutra, Hansamu Yama, Irfan Jaya, dan Tuben Sanadi. Belum lagi Manucher Dzhalilov turut membela Timnas Tajikistan.

Rendi berharap PSSI, selaku organisasi yang menaungi sepakbola Tanah Air, dapat mengatur jadwal dengan bijak. Itu agar klub dan Timnas sama-sama bisa menggunakan pemain yang bugar, yang ujung-ujungnya kepada hasil sip kedua belah pihak.

“Ya mungkin harapannya PSSI lebih bisa mengatur jadwal lagi, agar tak berbenturan dengan jadwal timnas,” Rendi menambahkan.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply