Perdebatan Posisi Offside Valencia di Gol Manchester United

Manchester United terselamatkan dari kekalahan melawan rival abadi, Liverpool, di hadapan publik sendiri di Stadion Old Trafford, Minggu (15/1).

Dalam laga tersebut, MU tertinggal lebih dulu dari Liverpool berkat gol James Milner dari titik putih pada babak pertama. MU baru bisa menyamakan kedudukan ketika laga hampir memasuki lima menit terakhir waktu normal.

Saat laga memasuki menit ke-84, Zlatan Ibrahimovic berhasil mencetak gol penyeimbang lewat sundulan menyambut assist Antonio Valencia dari sayap kanan.

Gol Ibrahimovic adalah hasil bombardir serangan MU pada menit tersebut. Serangan bermula dari operan chip Juan Mata untuk mengembalikan bola kepada Valencia yang melakukan lemparan ke dalam. Valencia lalu melepaskan umpan silang dari sayap kanan yang disambut Wayne Rooney di sisi berseberangan–di dalam kotak penalti.

Bola lalu dilambungkan Rooney yang disambut Marouane Fellaini. Namun, bola mengenai mistar, dan disambar Valencia yang bergerak masuk dari sisi kanan–lalu operannya berhasil disundul Ibra berbuah gol.

Persoalan yang kemudian muncul adalah posisi Valencia dinilai offside sebelum dia mendapatkan operan dari Juan Mata.

Dalam tayangan ulang terlihat Valencia dalam posisi offside. Namun, hakim garis tak menyadari hal tersebut karena berada di belakang Valencia.

“Itu jelas sekali offside,” kata Graeme Souness, mantan manajer dan juga gelandang Liverpool yang saat ini menjadi pengamat di Sky Sports.

“Hakim garis jelas sekali dalam posisi yang salah, tidak melihat ini dan itulah gol yang mereka [MU] dapatkan. Namun, sulit untuk menampik MU berhak merebut poin karena mereka begitu ngotot.

Legenda Arsenal, Thierry Henry, yang juga menjadi analis di Sky Sports menyambut komentar Souness. Menurut Henry, “Ada banyak pertandingan sepak bola yang mendapatkan keputusan tersebut.”

Di dunia maya pun perdebatan terjadi mengenai gol Ibrahimovic tersebut. Salah satunya di linimasa Twitter seperti yang diungkap akun Twitter @lydon9. Warga Michigan itu menilai sosok yang pantas disalahkan dari sahnya gol Ibrahimovic adalah hakim garis.

Sementara itu, dalam wawancara usai pertandingan, Manajer Liverpool Juergen Klopp menolak berkomentar mengenai dugaan posisi offside Valencia sebelum gol Ibrahimovic tercipta. Di satu sisi, Klopp menyatakan dia puas dengan kepemimpinan wasit Michael Oliver.

Dari tayangan ulang, posisi hakim garis memang tidak dalam perspektif yang pas untuk menilai Valencia dalam posisi offside. Mengacu pada garis samar yang berada di rumput lapangan, jika ditarik garis lurus Valencia terlihat berada di belakang pemain terakhir Liverpool, Dejan Lovren.

Seperti yang diungkap Souness, hakim garis berada dalam posisi yang salah karena tak berdiri sejarar di pemain terakhir Liverpool. Hal itulah yang mungkin membuat posisi Valencia tak terlihat offside dalam perspektif hakim garis.

Gol itu pun kembali menimbulkan perdebatan mengenai perlu atau tidaknya teknologi video digunakan dalam pertandingan sepak bola terkait keputusan-keputusan kontroversial.

Salah satu yang pernah diterapkan adalah dalam Piala Dunia Antarklub 2016 antara Real Madrid dan America, 15 Desember 2016.

Wasit pemimpin semifinal Piala Dunia Antarklub kala itu mengesahkan gol Cristiano Ronaldo yang sempat dianulir karena diduga offside. Namun, gol itu kemudian disahkan setelah ada tinjauan kembali lewat tayangan ulang. Dalam tayangan ulang terlihat Ronaldo tak dalam posisi offside saat menerima umpan James Rodriguez.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply