Pelatih PSS Sleman Angkat Suara Terkait Aksi Boikot Suporter

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro berharap aksi boikot yang dilakukan suporter segera berakhir. Seto berharap aksi tersebut tidak berlarut-larut karena ikut berimbas kepada klub.

Suporter PSS memilih untuk tidak hadir ke Stadion Maguwoharjo Pada laga pertama PSS di Piala Presiden. Stadion Maguwoharjo terlihat kosong dan tidak ramai seperti biasanya.

Salah satu kelompok suporter PSS, Brigata Curva Sud (BCS) menjadi pelopor aksi boikot tersebut karena berharap pihak klub memperbaiki diri. BCS memiliki beberapa tuntutan yang harus dipenuhi sebelum nantinya akan mengakhiri aksi tersebut.

Seto berharap para pihak klub dan suporter mampu menemui solusi terbaik agar aksi boikot segera berakhir. Aksi tersebut dipastikan akan membuat pendapatan PSS dari penjualan tiket berkurang drastis.

“Kita hormati keputusan mereka. Suporter, manajemen, dan PT PSS pasti punya argumentasi yang kuat. Harapan ke depan ya cepat terselesaikan dan jangan berlarut,” ungkap Seto, Kamis (3/7/19).

“Kalau besok masih tanpa penonton, ya harus tetap fokus ke pertandingan,” tegasnya.


0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply