Pelatih Porto: Menang di Anfield? Mengapa Tidak

Pelatih Porto: Menang di Anfield? Mengapa Tidak

Pelatih Porto Sergio Conceicao menegaskan bahwa duel timnya melawan Liverpool bukan soal balas dendam. Meski Porto tak diunggulkan, Conceicao tetap optimistis.

Porto menjadi salah satu kuda hitam setelah lolos ke perempatfinal Liga Champions 2018/19. Di leg pertama, Dragoes akan menantang Liverpool dalam pertandingan di Anfield, Rabu (10/4/) dinihari WIB.

Porto dibayangi hasil buruk melawan The Reds pada babak 16 besar musim lalu. Ketika itu, Porto tereliminasi dengan agregat 0-5 usai kalah dengan skor serupa di kandang sendiri meski bisa mengimbangi Liverpool tanpa gol di Merseyside.

Conceicao mengungkapkan bahwa kegagalan itu sudah dilupakan. Si Naga mengaku sadar benar dengan kekuatan Liverpool, tapi sudah belajar dari kesalahan musim lalu.

“Tak ada niat untuk balas dendam. Ini adalah pertandingan sepakbola. Semua laga memiliki sejarah tersendiri, berbeda satu dengan yang lainnya. Tak ada satu laga pun yang bisa mengubah karakteristik kami. Apa yang terjadi tahun lalu sudah berlalu. Saat itu kami tak melakukan yang harus diterapkan dan musuh sangat tajam,” ujar Conceicao pada konferensi pers dilansir Daily Star.

“Tak ada hubungannya dengan balas dendam. Kami melihat Liverpool sebagai tim yang sangat kuat. Tahun lalu mereka menjadi finalis Liga Champions. Kami tahu kekuatan mereka. Semua elemen-elemen ini.”

“Tapi kami di antara delapan tim terbaik di Eropa dan dunia. Kami harus menikmati tanggung jawab atas tantangan ini. Saya rasa tak ada yang mau melawan Liverpool. Kami mengatakan itu sebagai Porto. Saya rasa memungkinkan untuk menang di sini,” jelas mantan winger timnas Portugal itu.



0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply