Pelatih Bournemouth Bangga Bisa Menahan Imbang Arsenal

Pelatih Bournemouth Eddie Howe mengaku bangga dengan permainan anak-anak asuhnya ketika berhasil menahan imbang Arsenal. Meski begitu, ia tak menampik jika sempat lengah ketika berada di atas angin.

Bournemouth menahan imbang Arsenal dengan skor, 3-3 pada laga lanjutan Liga Primer Inggris, Rabu 4 Januari dini hari WIB. Jalannya laga berlangsung sengit dan dramatis karena The Cherries mampu unggul tiga gol lebih dulu.

Dua gol keunggulan Bournemouth sempat tercipta pada babak pertama lewat Charlie Daniels (menit ke-16) dan penalti Callum Wilson. Kemudian ketika memulai babak kedua, serangan Hull juga masih berbahaya hingga akhir mereka mampu memperbesar keunggulan lewat Ryan Fraser pada menit ke-58.

“Kami bermain apik hanya sebentar, hingga akhirnya gol-gol yang bagus itu bisa tercipta. Saat itu, kami benar-benar merusak ritme permainan Arsenal,” ujar Howe seusai laga.

Terlena dengan keunggulan tersebut, permainan Bournemouth malah melemah pada sekitar pertengahan babak kedua. Kondisi itu membuat Arsenal mampu menyamakan kedudukan melalui Alexis Sanchez, Lucas Perez dan Olivier Giroud.

“Bukan teknik bermain yang kami tonjolkan dalam laga itu, tapi saya tak ingin berpikir negatif juga. Saya sangat senang dan bangga atas usaha seluruh pemain. Meski begitu kami juga harus memuji Arsenal yang akhirnya mampu bangkit,” ujar Howe menanggapi bangkitnya permainan Arsenal.

“Para pemain kami sempat saling memberi selamat kepada satu sama lain ketika berada di ruang ganti, tapi harusnya kami tidak begitu. Ketika unggul jauh, harusnya kami ingat bahwa sedang menghadapi lawan yang sangat bagus,” tambahnya.

Sementara itu, Arsenal juga sempat diuntungkan ketika bek kanan Bournemouth Simon Francis diganjar kartu merah pada menit ke-82. Sanksi itu diberikan karena Francis dianggap wasit melakukan tackle yang terlalu tinggi kepada Aaron Ramsey. Kontra dengan penglihatan wasit, Howe menilai bahwa vonis kartu merah itu tak seharusnya terjadi.

“Secara pribadi, saya tak berpikir bahwa pelanggaran itu harus diganjar kartu merah. Itu memang sebuah tackle dan mungkin saja sebuah pelanggaran. Tapi saya tak berpikir dia melakukan tackle berbahaya,” kata Howe menanggapi pelanggaran tersebut.

“Meski begitu, kami tak boleh lupa bahwa Arsenal memiliki kualitas yang lebih bagus. Selain itu, para pemain kami juga sudah mengerahkan semua kemampuannya,” tambahnya menutup. (soccerway)

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply