Milan Vs Roma, Pilih Mana?

AC Milan akan menjamu AS Roma dalam laga Serie A yang diadakan di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, pada Sabtu waktu setempat, atau Minggu dini hari, pukul 01.45 WIB.

Pertandingan ini akan ditayangkan oleh Kompas TV mulai pukul 01:30 dini hari nanti.

Prakiraan susunan pemain:
* AC Milan (4-3-3): Lopez (penjaga gawang), Abate, Alex, Paletta, Antonelli, Poli, De Jong, Van Ginkel, Bonaventura, Honda, Destro

* AS Roma (4-3-3): De Sanctis (penjaga gawang), Florenzi, Astori, Manolas, Torisidis, Pjanic, De Rossi, Nainggolan, Iturbe, Gervinho, Doumbia
AC Milan Vs AS Roma menorehkan catatan sejarah sebagai duel ke-160 antara kedua tim itu.
Rossoneri memimpin dengan mengemas 71 kemenangan, sementara lawannya memperoleh 40 kemenangan.
Hanya saja AC Milan belum pernah menundukkan AS Roma dalam liga laga terakhir di ajang Serie A dengan catatan tiga kali imbang dan dua kali kalah. Apakah catatan ini dapat saja merupakan salah satu gambaran bahwa Milan perlu mengerahkan energi ekstra dan taktik jitu untuk mengalahkan Roma?
AC Milan akan menjamu AS Roma dalam laga Serie A yang diadakan di Stadio Giuseppe Meazza, Milan, pada Sabtu waktu setempat, atau Minggu dini hari, pukul 01.45 WIB. Pertandingan ini akan ditayangkan oleh Kompas TV.
Dengan mengemas 44 kemenangan dan 16 kali kalah ketika melawan Roma di kandang sepanjang lintas sejarah Serie A, tentunya Giallorossi diharapkan tampil gemilang di kandang.
Hanya saja, Milan menderita tiga kekalahan dalam tiga laga terakhir, yang menyebabkan mereka kehilangan poin demi poin. Sebaliknya, Roma meraih dua kemenangan tanpa kemasukan gol di ajang Serie A.
Rossoneri sedang menjalani perjalanan sarat batu onak berduri. Ketika melawan Napoli gamblang bahwa pasukan pelatih Filipo Inzaghi ini kerepotan membendung serangan lawan. Akibatnya, mereka kini berada di peringkat kesebelas di klasemen Serie A.
Prestasi mengecewakan Milan ini akhirnya mendorong pemilik klub Silvio Berlusconi menjalin pembicaraan mengenai kemungkinan menjual sebagian saham kepada pengusaha asal Thailand Bee Taechaubol.
Sedangkan, Roma di bawah asuhan pelatih Rudi Garcia tidak terlalu banyak menghadapi batu ujian selama menapak laga demi laga di Serie A. Hanya saja bel tanda bahaya berbunyi ketika Inter Milan mengalahkan Roma 2-1 dua bulan lalu.
De facto, kemenangan 2-0 atas Genoa pada pekan ini menorehkan catatan sebagai kemenangan kedua selama bertanding di kandang terhitung sejak November 2015 di kompetisi domestik.

45 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply