Merumput di Pasar Modal, Saham Bali United Melonjak 69,14 Persen

PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA), perusahaan yang mengelola Bali United, merumput di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada pembukaan perdagangan perdananya, harga saham langsung melambung 69,14 persen ke level Rp 296 per saham.

Saham BOLA dibuka di harga Rp 175 per lembar. Saat dibuka, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,15% ke Rp 6.259,54. Saham BOLA diperdagangkan dengan frekuensi sebanyak 20 kali dengan volume 129.500 saham dan menghasilkan nilai transaksi sebesar Rp 38,33 juta.

Induk usaha klub Bali United itu menawarkan sebanyak 2 miliar atau 33,33% sahamnya ke publik melalui mekanisme penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO). So, perusahaan akan memperoleh dana senilai Rp 350 miliar.

Dana itu digunakan untuk belanja modal seperti pengembangan fasilitas, perekrutan pemain atau pelatih, penyelenggaraan acara, pengembangan akademi dan ekspansi outlet Bali United Store.

Kegiatan utama perusahaan saat ini dibagi dalam tiga segmen, mencakup manajemen klub sepak bola profesional, sport agency dan kafe atau restoran.

“Pertama kami bicara mengenai sebuah klub sepakbola, pemain berjuang dengan kringat dan darah di lapangan hijau, dan tentu kepada fans yang selalu mendukung,” kata CEO Bali United, Yabes Tanuri, di BEI, Senin (17/6/2019).

“Kami akan selalu mendukung sepakbola, ini saatnya kami go public. Dengan ini, kami sama-sama ada kesempatan, jadi bukan hanya sebagai suport tapi sebagai pemilik juga dengan ini jadi lebih berasa,” Yabes menambahkan.

Sementara itu, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno Djayadi, mengapresiasi klub yang bergabung dengan BEI.

“Bali United menjadi klub satu-satunya klub Liga 1 yang berdiri di Bali dengan cakupan luas, dari Nusa Tenggara hingga pulau Jawa. Bali United, yang ada di bawah naungan Bali Bintang Sejahtera, merupakan klub pertama di Indonesia, bahkan pertama di Asia Tenggara (ASEAN), yang sahamnya diterbitkan kepada publik, yakni bursa efek, ini satu langkah dan prestasi yang luar biasa,” ujar Inarno di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (17/6/2018).

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply