Merayakan 44 Tahun Pippo Inzaghi, Si Raja Meloloskan Diri

Banyak tipe striker di dunia ini, namun Filippo Inzaghi adalah salah satu tipe striker yang akan banyak dikenang oleh para penggemar sepak bola.

Ada berbagai macam model striker. Mulai dari striker dengan ‘tendangan halilintar’ seperti Christian Vieri dan Gabriel Batistuta, striker dengan giringan bola yang menakjubkan seperti Lionel Messi dan Ronaldo, striker pelari cepat seperti Michael Owen, atau striker dengan sundulan kepala mematikan seperti Olivier Bierhoff.

Inzaghi tidak masuk kategori-kategori di atas. Tendangannya biasa saja, begitu juga sundulan kepala, apa lagi giringan bolanya. Namun Inzaghi tetap layak jadi salah satu tipe striker yang dikenang banyak orang.

“Pemain itu pasti lahir dalam posisi offside,” kata Sir Alex Ferguson saat mengetahui Inzaghi adalah pemain paling sering offside dalam sejarah sepak bola.

Inzaghi adalah striker yang dikenal sering terjebak offside. Namun Inzaghi juga sering menipu barisan pertahanan lawan dan lepas dari perangkap offside sebelum menceploskan bola ke dalam gawang.

Gol Inzaghi ke gawang Bayern Munich di Liga Champions 2006/2007 merupakan salah satu contoh kehebatan Inzaghi. Saat bola datang ke arah Clarence Seedorf, Seedorf menendang bola dengan tumit ke arah gawang Bayern.

Tanpa diduga lini belakang Bayern, Inzaghi berdiri di sana dan lepas dari jebakan offside. Inzaghi pun berlari menuju gawang dan melakukan penyelesaian akhir dengan dingin.

Masih banyak contoh gol klasik ala Inzaghi saat dirinya lepas dari jebakan offside dan tak sulit untuk menemukannya di internet.

Selain terkenal dengan kelihaiannya meloloskan diri, Inzaghi juga salah satu striker yang hidup dengan naungan keberuntungan, termasuk gol-golnya.

Salah satu gol penuh keberuntungan Inzaghi yang terkenal adalah gol pertamanya ke gawang Liverpool di final Liga Champions 2007. Tendangan bebas Andrea Pirlo membentur badan Inzaghi dan arah bola pun berubah.

Kiper Liverpool, Pepe Reina pun terpana memandang bola masuk ke gawang.

Terlepas dari apapun sebutan untuk Inzaghi, mantan striker Atalanta ini merupakan salah satu pembunuh paling mematikan di kotak penalti lawan.

Inzaghi mencetak total 288 gol dalam 623 laga sepanjang kariernya sebagai pesepakbola.

Inzaghi pernah jadi pencetak gol terbanyak di Serie A. Saat ini pun ia berpredikat sebagai pemain Italia dengan gol terbanyak di kompetisi Eropa.

Sejak menanjak di Atalanta, Inzaghi pun selalu jadi bagian penting saat berkostum Juventus dan AC Milan. Di Juventus, Inzaghi menciptakan duet Del-Pippo bersama Alessandro Del Piero. Sedangkan di Milan, Inzaghi mampu bertahan selama 11 musim dan jadi bagian penting dari sukses Milan memenangkan dua Liga Champions.

Dari koleksi trofi, Inzaghi pun terbilang bisa membusungkan dada. Ia tiga kali memenangi Serie A, satu Coppa Italia, dua trofi Liga Champions, dua trofi Piala Super Eropa, dan satu Piala Dunia Antarklub.

Bersama Timnas Italia, Inzaghi adalah bagian sukses saat Azzurri jadi juara Piala Dunia 2006.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply