Maurizio Sarri Bikin Chelsea Lebih Bagus Tapi Sakiti Alvaro Morata

Maurizio Sarri Bikin Chelsea Lebih Bagus Tapi Sakiti Alvaro Morata

Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri, telah membuat The Blues bermain lebih bagus, tapi keputusannya menyakitkan bagi Alvaro Morata.

Hal itu diungkapkan komentator sepakbola BBC, Garth Crooks, yang telah melihat Chelsea mulai ‘hidup’ di bawah asuhan Maurizio Sarri, di mana mereka berhasil raih empat kemenangan di Premier League secara beruntun pada awal musim ini.

Alvaro Morata telah kantongi satu gol musim ini yang dicetaknya saat Chelsea menang 3-2 atas Arsenal. Tapi, mayoritas gol-gol The Blues datang dari para pemain di belakang sang striker.

Pedro telah mencetak gol tiga gol, termasuk dalam kemenangan 2-0 atas Bournemouth pada Sabtu (1/9) lalu. Sementara Eden Hazard telah mencetak dua gol.

Crooks percaya Sarri telah membuat The Blues bermain sepakbola secara lebih menarik, meskipun mereka harus mencari cara untuk dapatkan yang terbaik dari Morata. “Chelsea saat ini telah menjadi tim yang jauh lebih bagus untuk ditonton daripada saat bawah asuhan Mourinho, dan pada tingkat yang lebih rendah dibandingkan Antonio Conte,” tulis Crooks dalam kolomnya di BBC Sport.

“Namun, itu membunuh Alvaro Morata. Untuk semua permainan apik Chelsea, kapan Morata akan mendapatkan umpan yang bagus ke dalam kotak penalti untuk mencetak gol?”, lanjut Crooks.

“Dia bukan Diego Costa dan tentu saja tidak ada Didier Drogba, tapi dia sangat mampu mencetak gol dengan umpan yang tepat. Hazard dan rekan-rekan setim lainnya harus mulai memberikan itu,” ungkapnya.

Sarri berhasil mempertahankan Hazard sepanjang musim panas, meski ada laporan minat dari Real Madrid. Setelah bermain di dua pertandingan pertama dari bangku cadangan, Hazard tampil impresif sejak mendapatkan tempat di starting XI The Blues.

Pemain asal Belgia itu telah mengirim peringatan ke seluruh tim di Liga Inggris, bersikeras bahwa yang terbaik darinya belum muncul. “Tentu saja, pada akhirnya kami ingin bersaing untuk tiga besar di liga,” ujar Hazard.

“Kami ingin menjadi juara di akhir musim meskipun kami tahu itu akan sulit karena Manchester City, Liverpool dan Tottenham sangat kuat,” tandasnya.

“Jadi kami akan melihat pada akhir musim nanti, tetapi kami ingin berada di puncak. Saya pikir kami dapat menggerakkan bola lebih cepat – pada awalnya kami sedikit lebih lambat. Kami dapat memperbaiki diri. Kami memiliki kepercayaan diri,” ujar Hazard.

“Kami memiliki jeda internasional sekarang. Kami dapat mengistirahatkan beberapa pemain. Kami memiliki banyak pertandingan sulit ketika kami kembali nanti,” tambahnya.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply