Mantan Striker Timnas Inggris Akhiri 2,5 Tahun Paceklik Gol

Mantan Striker Timnas Inggris Akhiri 2,5 Tahun Paceklik Gol

Saido Berahino sudah 2,5 tahun tak pernah mencetak gol. Tapi ia berhasil akhiri penantian panjangnya itu saat membantu Stoke City kalahkan Huddersfield Town di ajang Piala Liga (EFL Cup).

Saido Berahino pernah disebut-sebut sebagai salah satu striker muda paling menjanjikan di Liga Inggris. Namun, ketidakmampuannya mencetak gol selama 2,5 tahun terakhir pupuskan citra tersebut.

Saido Berahino yang masih berusia 25 tahun mencetak gol pertama dalam kemenangan tim Championship, Stoke City, 2-0, atas skuad Premier League Huddersfield Town di ajang Piala Liga.

Dengan gol ini, Berahino mencoba menghidupkan kembali karir sepak bolanya yang terhenti selama beberapa musim terakhir. Itu jadi gol kompetitif pertamanya sejak ia mencetak gol untuk West Bromwich Albion di laga melawan Crystal Palace pada Februari 2016. Dia sempat dipanggil untuk membela The Three Lions pada 2014 setelah tampil produktif untuk West Brom.

Pada usia 10 tahun, Saido Berahino melarikan diri dari Burundi yang diporakporandakan perang saudara. Di negeri miskin Afrika tersebut, ia belajar bermain sepakbola menggunakan bola dari kantong plastik dan kaus kaki yang digulung.

Tapi penampilannya kemudian menurun, dijual ke Stoke City dan jarang tampil karena timnya kemudian terdegradasi dari Premier League.

Huddersfield Town yang telah mengumpulkan hanya satu poin dari tiga laga awal musim di Premier League, tersingkir dari ajang EFL Cup setelah Juninho Bacuna mencetak gol bunuh diri dari jarak sekitar 40 meter, setelah melepaskan tendangan voli ke arah gawangnya sendiri.

Brighton and Hove Albion kalah 0-1 dari sesama tim Premier League, Southampton, sementara Cardiff City menjadi tim dari kasta teratas Liga Inggris lainnya yang tersingkir setelah kalah 1-3 di kandang sendiri melawan Norwich City.

West Ham United raih kemenangan pertama di bawah manajer baru Manuel Pellegrini, dengan kalahkan 10 pemain AFC Wimbledon dengan skor 3-1 setelah tertinggal lebih dulu.

Leicester City jadi pemenang dengan skor terbesar usai taklukkan Fleetwood, 4-0, dan Bournemouth raih kemenangan 3-0 atas MK Dons untuk melanjutkan awal musim mereka yang mengesankan, di mana mereka berhasil kumpulkan tujuh poin dari tiga laga di Premier League.

Wolverhampton Wanderers, Crystal Palace dan Fulham juga kalahkan lawan-lawannya untuk maju ke putaran berikutnya dari ajang EFL Cup tersebut.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply