Mantan Scout Ungkap Bagaimana Chelsea Tolak Mbappe

Mantan Scout Ungkap Bagaimana Chelsea Tolak Mbappe

Kylian Mbappe bisa saja saat ini bermain untuk Chelsea, jika raksasa London Barat itu tidak melewatkan kesempatan untuk menandatangani bintang Paris Saint-Germain tersebut pada tahun 2012 lalu.

Kala itu, mantan scout Chelsea, Serge Daniel Boga, membawa Mbappe ke pusat pelatihan Chelsea di Cobham klub. Meski tampil mengesankan selama trial, namun raksasa Liga Premier Inggris itu enggan untuk mengontraknya. Sebaliknya, The Blues menawarkan trial di lain kesempatan untuk Mbappe. Akan tetapi, ibu Mbappe menolak tawaran tersebut.

Berbicara kepada Goal International, Boga mengatakan: “Chelsea adalah yang pertama memberikan dia trial. Kami melakukannya sebelum Real Madrid.”

“Saya punya seorang teman yang bekerja untuk Nike, Denis Chantron, dan ketika saya berada di Prancis, kami bertemu, dan dia berkata, ‘apakah Anda mendengar tentang bocah laki-laki muda bernama Mbappe? Dia bermain untuk Bondy, klub kecil ini dari pinggiran kota Paris’.

“Saya bilang bahwa saya tidak tahu, dan dia berkata, ‘Anda harus melihatnya.’ Saya pergi ke sana dan memperhatikannya, dan saya langsung memanggilnya kembali, dan saya berkata, ‘dengar, bocah ini benar-benar sesuatu’.

“Saya mengatakan kepada Chelsea tentang dia dan membiarkan mereka melaksanakan pekerjaan mereka. Saya memanggil semua orang di Chelsea yang saya tangani, seperti Jim Fraser. Saya berkata, ‘dengar, saya punya anak ini yang harus Anda lihat’.

“Saya membawanya bersama keluarganya. Dia mahir, seperti dia yang sekarang. Dia bermain melawan Charlton dan menang 7-0. Setelah sepekan di Chelsea, kami pergi ke kantor. Kami berkata, ‘dengar, kami menghargai apa yang kami lihat dari Anda, tetapi kami harus mengundang Anda kembali untuk uji coba lain, dan kami akan melihat setelah itu’.

“Saya ingat sampai hari apa yang ibunya katakan. Dia berbicara dalam bahasa Prancis kepada Fraser, yang kemudian menerjemahkannya untuk saya. Dia berkata kepada saya, ‘dengar, anak saya tidak akan kembali. Jika mereka menginginkannya, mereka harus membawanya sekarang, atau dalam waktu lima tahun, mereka akan kembali untuk membelinya sebesar 50 juta Euro!’

“Itu yang dia katakan pada saya! Saya berkata, ‘Tidak, saya tidak bisa mengatakan itu pada mereka. Itu terlalu sombong untuk saya.’ Tapi dia benar. Bahkan bukan 50 juta, tapi 180 juta Euro bahwa seseorang akan membayar. Jadi, dia tahu kualitas putranya, dan dia benar,” imbuhnya.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply