Luis Milla: Terlalu Dini Bilang Timnas Pakai Tiki-taka

Luis Milla: Terlalu Dini Bilang Timnas Pakai Tiki-taka

Pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla, bicara peluang menerapkan strategi tiki-taka di Timnas U-22. Milla menganggap terlalu dini untuk mengatakan Timnas U-22 akan mengandalkan tiki-taka dalam bermain.

Milla memimpin latihan hari pertama seleksi Timnas U-22 yang berlangsung di Lapangan Sekolah Pelita Harapan, Karawaci, Selasa (21/2). Dalam latihan terbuka tersebut, Milla terlihat meengisntruksikan para pemain untuk lebih mengandalkan umpan-umpan pendek, salah satu ciri khas tiki-taka.

Ditanya soal kemungkinan penerapan strategi tiki-taka, Milla enggan berkomentar lebih jauh. Pelatih asal Spanyol itu menganggap terlalu dini untuk memutuskan strategi yang tepat untuk Timnas U-22.

“Terlalu cepat untuk bilang pakai tiki-taka atau tidak. Secara pribadi saya tidak suka menyebut tiki-taka, karena sepak bola lebih dari itu. Sepak bola bisa menyerang dan bertahan,” ujar Milla.

Milla mengaku belum bisa membaca kemampuan seluruh kemampuan 25 pemain dalam hari pertama seleksi. Mantan pemain Real Madrid dan Barcelona itu berharap bisa mengenal lebih baik para pemain yang mengikuti seleksi.

“Buat saya seleksi pertama dan kedua adalah hal penting untuk mengenal dan beradaptasi dengan kualitas pemain. Saya juga ingin pemain beradaptasi dengan cara berpikir dan melatih saya. Sangat bagus, tapi masih bisa lebih bagus lagi,” ucap Milla.

Seleksi tahap pertama masih akan berlangsung hingga Kamis (23/2). Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi mengatakan Milla membutuhkan 30 pemain untuk menghadapi Islamic Solidarity Games dan SEA Games 2017.

“Milla ingin mengenal pemain secara personal. Karena dia yang membentuk Timnas ini, dia berharap ada skill tertentu dari perseorangan yang dia butuhkan untuk mendesain Timnas,” kata Edy usai latihan.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply