Loyo di Babak Kedua Masih Jadi Penyakit Timnas Indonesia

Penurunan performa di babak kedua masih menjadi penyakit bagi Indonesia. 81 persen gol ke gawang Tim Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2022 lahir selepas jeda.

Indonesia harus rela kalah dengan skor telak 0-5 saat menghadapi Uni Emirat Arab, di Al Maktoum Stadium, Kamis (10/10/2019) malam WIB di laga Grup G kualifikasi Piala Dunia 2022. Di 40 menit awal laga, tim Garuda sebenarnya tampil cukup apik menahan gempuran tuan rumah.

Mereka baru kecolongan di menit ke-41 akibat gol dari Khalil Ibrahim. Gol ini berawal dari blunder Wawan Hendrawan yang tak sempurna menangkap bola.

Gol ini menjadi satu-satunya gol yang tercipta di babak pertama. Usai jeda, konsentrasi pasukan Simon McMenemy menurun drastis sehingga gawang Indonesia harus kebobolan empat gol melalui hat-trick Ali Mabkhout serta satu gol Tareq Ahmad.

Penurunan performa di babak kedua memang menjadi penyakit utama Indonesia selama babak Kualifikasi Piala Dunia 2022. Di laga pertama, Indonesia yang unggul 2-1 di babak pertama harus rela kalah 2-3 dari Malaysia akibat kebobolan dua gol pasca turun minum.

Kondisi serupa juga terjadi kala jumpa Thailand. Indonesia yang mampu menahan Gajah Perang di 45 menit awal laga kemudian kerepotan meredam sang lawan di babak kedua. Buntutnya jala Andritani Ardhiyasa harus bergetar tiga kali.

Total sembilan dari 11 gol ke gawang Indonesia di laga Grup G tercipta di babak kedua atau secara presentase 81 persen. Hansamu Yama dkk juga sama sekali tak pernah mencetak gol selepas jeda.

McMenemy sendiri menyadari betul bahwa anak asuhannya memang sering kali kesulitan di babak kedua. Padahal mereka memulai laga dengan sangat baik.

“Kembali lagi kami harus mengalami hal serupa yang terjadi di dua laga sebelumnya. Kami memiliki banyak peluang di babak pertama, setidaknya selama beberapa menit jelang turun minum, namun lawan dapat mencetak gol lebih dahulu,” tutur McMenemy usai laga kontra UAE dikutip dari situs PSSI.

“Babak kedua semakin sulit dan jauh dari perkiraan kami. Harus kemasukan empat gol lagi. Situasi berubah. Namun demikian, saya tetap salut dan memberikan apresiasi kepada para pemain yang sudah memberikan segalanya di laga ini,” tutur Simon,” jelasnya

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply