Lima Mandat PSSI Dari FIFA Pasca Suspensi

Indonesia akhirnya terbebas dari sanksi FIFA setelah federasi sepakbola dunia itu menerima surat konfirmasi pencabutan sanksi administratif PSSI dari Mensesneg dan Kemenpora, sebelum digelarnya kongres FIFA, 13 Mei lalu.

FIFA pun langsung memberikan arahan kepada PSSI untuk kembali menjalankan roda organisasi. FIFA memberikan lima mandat kepada PSSI yang mulai bekerja aktif sebagai federasi sepakbola Indonesia.

Permintaan FIFA antara lain menyelesaikan status pemain hingga meminta PSSI untuk menyesuaikan statuta mereka dengan statuta terbaru dari FIFA. “Kami harus menyiapkan untuk menyelesaikan kasus sengketa antarpemain dan mengkaji hubungan dengan APPI,” kata Hinca Panjaitan selaku acting president PSSI.

“Kami juga diminta untuk membangun standar kontrak yang baru, yang bagus dan bisa melindungi kepentingan pemain dan klub, ada asuransi juga yang terpenting,” sambung Hinca.

“Kami diminta FIFA mengkaji ulang status PSSI agar sesuai dengan standar statuta FIFA. Statuta FIFA diubah banyak sekali, dan berlaku 60 hari kemudian, PSSI juga harus menyiapkan kajian ulang statuta ini sesuai FIFA.

“Ketiga, terkait liga profesional, kami diminta me-review tentang status ISL (Indonesia Super League) kemudian hubungan Liga dengan PSSI,” sambung pria yang pernah menjabat sebagai ketua Komdis PSSI itu.

Selain ketiga hal di atas, PSSI juga diminta segera menyiapkan tim nasional untuk mengikuti event internasional yang akan segera digelar seperti Piala AFF 2016, hubungan dengan pemerintah untuk mewujudkan good governance dan infrastruktur di seluruh Indonesia.

“Kami akan segera melakukan komunikasi intens dengan pihak pemerintah, seperti Menpora, Mensesneg juga Menko Polhukam,” papar Hinca.

Lima permintaan FIFA kepada PSSI:

1. Menyelesaikan masalah sengketa pemain, me-review hubungan dengan APPI dan membuat standar kontrak pemain.

2. Melakukan komunikasi dengan pemerintah untuk mewujudkan good governance.

3. Menyiapkan kompetisi profesioanl dan mengkaji ISL sebagai kompetisi resmi.

4. Menyiapkan timnas untuk menyongsong event internasional terdekat.

5. Fokus kepada infrastruktur di seluruh Indonesia.

30 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply