Komdis PSSI Panggil Pemilik Akun Medsos di Akhir Pekan, Cuma 1 yang Datang

Komisi Disiplin PSSI telah memanggil 13 pemilik akun media sosial. Hanya satu pemilik yang memenuhi undangan tersebut.

Komdis dijadwalkan memanggil 13 akun medsos di Rasuna Office Park, Jakarta, Sabtu (29/12/2018). Sembilan akun instagram, dua akun twitter, dan youtube yang dianggap kerap mengungkapkan adanya dugaan pengaturan skor.

Tapi dari 13 akun, hanya satu yang datang yaitu pemilik akun @MixedZoneClub, Mohammad Ilham. Dia datang seorang diri.

Ilham mengungkapkan pertemuan berjalan normal. Tak ada intimidasi hanya sekadar diskusi terkait informasi pengetahuan soal match fixing.

“Tidak ada pertanyaan soal cuitan saya, tidak ada intimidasi. Pembahasan banyak soal Liga 2 dari dagelan di Sleman lalu ke PSMP. Lebih banyak ke diskusi menanyakan apa yang saya ketahui, hanya penyampaian informasi,” ujar Ilham kepada detikSport.

“Setahu saya, dari Komdis PSSI tidak ada rencana untuk melakukan sesuatu pada akun-akun. Tadi modelnya tidak seperti sidang. Cerita OTR (Off The Record wawancara narasumber) tidak dipaparkan, jadi saya sampaikan cerita yang sudah dibuka saja,” katanya.

Meski hanya satu pemilik akun medsos yang datang, Ketua Komdis PSSI Asep Edwin tidak mempermasalahkan. Komdis PSSI disebutnya hanya memerlukan informasi sebanyak-banyaknya soal pengetahuan adanya dugaan match fixing.

“Kami tidak mempersalahkan mereka yang tidak datang. Yang kami cari adalah adakah informasi yang bisa bantu Komdis memberantas pengaturan skor. Kami hanya mengandalkan hukum sepak bola dan olahraga,” kata Asep.

“Kami berbagi informasi. Kami coba bandingkan, ada kecocokan atau saling melengkapi. Dari hasil diskusi kami, tampaknya sangat membantu. Yang kami cari adalah informasi yang ditulis misalnya mengenai match fixing,” dia menambahkan.

Jika PSSI memanggil pemilik akun media sosial, kepolisian yang tergabung dalam Satgas Anti Mafia Bola telah menangkap empat pelaku dugaan pengaturan skor. Malah dua di antaranya pengurus PSSI, anggota exco PSSI, Johar Lin Eng, dan anggota Komdis, Dwi Irianto alias Mbah Putih. Kini, mereka menjadi penghuni sel di Polda Metro Jaya.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply