Hadapi Persib, Camargo: Saatnya Persija Bangkit

Pelatih Persija Jakarta, Paulo Camargo, yakin timnya bisa bangkit saat menghadapi Persib Bandung. Dia tak ingin kesalahan kembali terulang.

Sempat berada di lima besar klasemen Torabika Soccer Championship (TSC), Persija harus merosot turun ke peringkat 12 setelah menuai hasil buruk di dua laga terakhir. Persija dinyatakan kalah 0-3 dari Sriwijaya FC akibat kerusuhan yang terjadi di Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK) beberapa waktu lalu. Setelahnya, Persija juga kalah pada laga melawan Pusamania Borneo FC di Stadion Segiri Samarinda, 3 Juli lalu, di mana Ismed Sofyan dkk. takluk 0-3.

“Kami terkadang sering membuat kesalahan di beberapa pertandingan terakhir dan memang laga itu menyulitkan kami. Saya ingin pemain harus bangkit. Kemarin kami butuh waktu melupakan kekalahan, tapi sekarang harus bangkit dan lebih baik lagi,” ujar Camargo.

Persija akan bertandang ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu (16/7) malam ini pukul 19.00 WIB. Pelatih asal Brasil ini mengharapkan permainan yang atraktif dari kedua kesebelasan, dan tanpa kerusuhan.

“Sudah saatnya sepakbola Indonesia menunjukan permainan menarik, bukan lewat perkelahian. Saya berharap penonton bisa menyaksikan good game (pertandingan yang bagus, red).”

Laga melawan Persib sekaligus menjadi ajang reuni bagi Camargo dengan mantan pemainnya yang merupakan stiker Persib, yakni Samsul Arif. Namun, hal itu tak lantas menurunkan kewaspadaanya.

“Saya justru senang bisa bertemu lagi dengan dia. Sekitar 3 tahun lalu kami sama-sama berada di Persibo Bojonegoro. Dia pemain bagus, saya tahu dia, tapi saya akan mengantisipasi pergerakan dia.”

“Saya harap juga Persija menampilkan permainan yang bagus. Besok adalah laga yang besar dan seluruh Indonesia akan menyaksikan itu. Saya butuh kekuatan pemain untuk bermain sepakbola tanpa berpikir yang lain-lain,” kata Camargo.

Namun demikian, satu kekhawatiran Camargo adalah di lini depan Persija. Sebab, ‘Macan Kemayoran’ tanpa satu stiker asing, yakni Jose Guerra, sementara Bambang Pamungkas dianggap belum kembali ke level terbaik.

“Ini sulit bagi sebuah tim yang akan menghadapi 3-4 pemain asing. Tapi, saya percaya pada pemain lokal kami, semua punya kualitas yang bagus. Indonesia punya banyak potensi pesepakbola tapi kadang tidak semua mendapat kesempatan.”

20 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply