FIFA Investigasi Dugaan Chelsea Rekrut Pemain di Bawah Umur

FIFA kembali melakukan investigasi terhadap klub raksasa Inggris, Chelsea. Klub yang bermarkas di London itu diduga melakukan pelanggaran aturan FIFA mererkut pemain asing di bawah usia 18 tahun.

Ini merupakan investigasi ketiga FIFA terhadap Chelsea terkait dugaan merekrut pemain asing di bawah umur.

“Kami membenarkan bahwa investigasi sedang dalam proses,” demikian keterangan FIFA seperti dikutip dari Sky Sports.

Meski demikian, FIFA masih menutup rapat terkait informasi lengkap mengenai hal yang masih dalam investigasinya.

“Kami tidak bisa memaparkan secara rinci mengenai masalah yang masih dalam proses investigasi.”

Seperti diketahui, FIFA melarang keras transfer pemain asing di bawah 18 tahun, kecuali jika ayahnya pindah ke negara bersangkutan untuk alasan yang tak terkait sepak bola atau pemain dan klub hanya berjarak 50 kilometer dari perbatasan kedua negara.

Pengecualian lainnya adalah jika negara pemain asing yang bersangkutan masih berada dalam anggota Uni Eropa dengan batas minimum usia 16 tahun.

Untuk kasus tersebut, klub juga harus bisa memastikan pendidikan pemain yang bersangkutan sebagai karier alternatif mereka, sekaligus menjamin pemain itu punya standar hidup yang tinggi.

Sebelumnya, Chelsea membantah melakukan pelanggaran dalam merekrut pemain asing. Pihak klub memberikan keterangan kepada media di Inggris, perekrutan mereka sesuai dengan Statuta dan Regulasi FIFA.

Chelsea pernah diinvestigasi juga karena diduga merekrut pemain asing di bawah usia pada 2007 lalu. Klub London barat itu akhirnya dijatuhi sanksi larangan transfer pada 2009 karena terbukti melanggar aturan FIFA merekrut Gael Kakuta pada 2007.

Berikutnya The Blues juga diinvestigasi FIFA karena merekrut Bertrand Traore asal Burkina Faso setelah pemain tersebut berulang tahun yang ke-18 tahun. Namun, Traore pernah dimainkan di tim U-18 Chelsea pada usianya yang masih 16 tahun.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply