Fergie Masih Menyesali Kegagalan MU ke Final Liga Champions 2002

Fergie Masih Menyesali Kegagalan MU ke Final Liga Champions 2002

Jika ada satu penyesalan terdalam Sir Alex Ferguson selama menangani Manchester United, itu kala dia gagal membawa ‘Setan Merah’ ke final Liga Champions tahun 2002.

Fergie tak dipungkiri adalah manajer terbaik MU sepanjang masa depan torehan 13 gelar Premier League dan dua gelar Liga Champions sebagai pencapaian terbaiknya

Sampai kemudian Fergie memutuskan pensiun usai membawa MU meraih juara liga di musim 2012/2013 silam.

Meski bergemilang gelar selama kariernya di klub tersebut, Fergie tetap pernah merasakan penurunan prestasi. Namun dari sekian kegagalan yang dialaminya, Fergie paling tidak bisa melupakan kekalahan MU dari Bayer Leverkusen di final Liga Champions musim 2001/2002.

Saat itu MU hanya mampu bermain imbang 2-2 dengan Leverkusen di Old Trafford setelah dua kali tertinggal. The Red Devils akhirnya tersingkir karena cuma main imbang 1-1 di leg kedua.

Kegagalan itu terasa menyakitkan mengingat final musim itu digelar di Hampden Park, Glasgow, yang merupakan kota kelahiran Fergie. Real Madrid akhirnya jadi juara di tahun ini usai menang 2-1 atas Leverkusen.

“Kami semua punya misi untuk lolos ke final di Glasgow, tapi kami kalah di semifinal dari Leverkusen. Kami kurang beruntung, kami kehabisan waktu,” ujar Fergie seperti dikutip Mirror.

“Saya dan wasit punya perbedaan pandangan soal waktu yang tersisa,” sambungnya.

“Dalam rangkaian laga final di Hampden, saya diminta ke Glasgow dan mencari hotel,” papar pria 74 tahun itu.

“Jadi saya pergi dan mengecek hotel yang ideal untuk kami. Saya kemudian pulang dari Glasgow dan berkata: ‘Saya tidak suka ini, kenapa saya harus melakukan ini?’. Dan kami kalah di semifinal, tapi seperti itulah hidup,” tutupnya.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply