Dusan Momcilovic, Tolak Perpanjangan Klub China demi Arema

Dusan Momcilovic, Tolak Perpanjangan Klub China demi Arema

Saat perkenalan tim pelatih Arema FC untuk musim 2018 di kantor manajemen Arema di Malang, Kamis (30/11/2017), pelatih fisik anyar Dusan Momcilovic jadi salah satu sorotan karena hanya dia sosok baru yang hadir dalam tim pelatih.

Bermodal pernah jadi pelatih fisik Arema Indonesia di kancah IPL musim 2012, dia yakin bisa membantu Arema kembali ke papan atas.

Saat acara perkenalan, Dule menyampaikan dia sangat senang bisa kembali ke Arema. Meski, tim yang dihuninya sekarang berbeda dengan empat tahun silam.

“Arema tim terbaik di Indonesia. Demi Arema, saya melewatkan perpanjangan kontrak di klub Cina (Shenzhen). Di sini sudah seperti negara kedua saya,” ungkap pelatih asal Serbia ini.

Hal cukup menarik tentunya. Dule berkiprah di klub kasta kedua Cina sejak awal tahun 2017 sehingga secara prestasi dan materi seharusnya dia lebih mapan di negara tersebut.

“Sejak lama saya punya hasrat bisa kembali ke Malang karena kota ini sangat nyaman bagi saya. Begitu juga dengan prestasi tim Arema,” imbuh pelatih 53 tahun ini.

Janji Pulang jika Gagal

Tentang pekerjaannya di Arema, dia langsung serius untuk bekerja. Pada latihan perdana dia memberikan tes untuk mengetahui sejauh mana fisik pemain Arema saat ini.

Setelah itu, baru Dule menyusun program untuk membuat pemain Arema mencapai level fisik tertinggi. “Target saya Januari nanti, pemain sudah siap tampil maksimal dalam ajang Piala Presiden,” janjinya.

Terkait kerja sama dengan pelatih lokal Arema, Dule tidak mengaku risih. Meski, hanya dia sendiri yang jadi pelatih asing saat ini. Empat tahun silam di Arema Indonesia, dia bekerja sama dengan Milomir Seslija yang masih satu rumpun dari kawasan Balkan.

“Saya sudah mengenal coach Joko sejak empat tahun lalu karena waktu itu saya tinggal di Malang. Kemarin sudah berbicara program ke depan. Tugas saya membuat pemain punya tenaga dalam 90 menit. Kalau tidak saya akan pulang,” jelasnya.

Dule tidak terkendala dengan tidak kompletnya komposisi pemain Arema pada awal awal latihan karena hal ini sudah lumrah terjadi di Indonesia. Bahkan beberapa waktu ke depan bisa jadi pemain Arema berkurang lantaran hengkang ke klub lain sementara pemain bidikan Arema juga masih belum bisa bergabung.

“Saya akan punya catatan sendiri tentang semua fisik pemain. Jadi setiap pemain Arema punya program yang berbeda nantinya,” tegasnya.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply