Dua Penggawa Berkelahi, Pelatih Ukraina Pusing Cari Pengganti

Timnas Ukraina mendapat ujian berat sebelum berlaga di Prancis 2016. Satu di antaranya penggawa lini tengah mereka hampir dipastikan bakal hilang dari peredaram, yakni Taras Stepanenko. Latarnya bukan cedera, melainkan aksi perkelahian yang melibatkan sang pemain pada pertandingan liga domestik.

Seperti dirilis FourFourTwo, Selasa (3/5/2016), dua pemain tengah timnas Ukraina, Taras Stepanenko dan Andriy Yarmonlenko berkelahi saat membela klub masing-masing di pentas Liga Ukraina. Pada akhir pekan lalu, laga panas Liga Ukraina mempertemukan Shakhtar Donetsk kontra Dynamo Kiev.

Hasil akhir pertandingan menjadi milik Shakhtar setelah menggasak sang rival denngan skor 3-0. Masalah terjadi saat Yarmolenko melakukan tindakan tak terpuji terhadap Stepanenko. Secara mengejutkan, Yarmolenko menendang sang kompatriot di timnas tersebut.

Tak heran, usai kejadian yang nyaris membuat rusuh besar tersebut, kedua pemain mendapat kartu merah. Namun tak berhenti di situ, Yarmolenko masih melakukan provokasi terhadap Stepanenko.

Kesal dengan aksi sang teman, Stepanenko langsung mengumumkan bahwa dirinya bakal absen pada ajang Euro 2016 di Prancis, bulan depan. “Kejadian ini membuatku tak senang, dan karenanya saya memberitahu ke khalayak, hubungan pertemananku dengan Yarmolenko sudah berakhir. Tindakannya bisa membuat lututku cedera parah, dan itu sangat tak masuk akal,” tegas pemain berusia 26 tahun ini.

Keputusan Stepanenko membuat Pelatih Timnas Ukraina, Mykhaylo Fomenko pusing tujuh keliling. Ia tak berharap kejadian tersebut berbuntut panjang. “Saya belum final, dan masih ada diskusi lebih lanjut. Saya berharap Stepanenko menarik ucapannya tersebut, karena Ukraina sangat membutuhkan aksinya di lapangan,” tegas sang arsitek.

Andai Stepanenko benar-benar menghilang dari peredaran, Mykhaylo Fomenko wajib bekerja keras untuk mencari pengganti sepadan. Maklum, sudah bukan rahasia lagi sosok Stepanenko menjadi kekuatan utama di area tengah bersama Yarmolenko.

Soliditas duo tersebut membuat Ukraina berhasil melaju ke putaran final Piala Eropa 2016. Duet Stepanenko-Yarmolenko menjadi vital, dan pelatih Fomenko tinggal menambahkan beberapa pemain lain. Sang ‘pelengkap’ di antaranya Anatoliy Tymoshchuk, Oleh Husyev, Ruslan Rotan, Denys Harmash, Serhiy Sydorchuk, Oleksandr Karavayev , Viktor Kovalenko, Ivan Petryak ataupun Maksym Malyshev.

Beruntung, Fomenko masih punya sederet pemain lain yang memiliki kapasitas mumpuni untuk beroperasi di area tengah. Sebut saja seperti andalan Sevilla, Yevhen Konoplyanka, Serhiy Rybalka (Dynamo Kiev), Ruslan Malinovskyi (Genk), bintang muda berusia 19 tahun Oleksandr Zinchenko, Denys Oliynyk (Vitesse) dan Pavlo Ksyonz.

Pada gelaran Prancis 2016, Ukraina berada di Grup C bersama Jerman, Polandia dan Irlandia Utara. Partai perdana bakal dilakoni tuan rumah Euro 2012 tersebut kontra Jerman (12/6/2016), di Stade Pierre-Mauroy, Lille.

27 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply