Dijagokan Juara, Bhayangkara FC Mulai Tertekan

Dijagokan Juara, Bhayangkara FC Mulai Tertekan

Tak diunggulkan, kini Bhayangkara FC menjadi salah satu kandidat kuat juara Liga 1 Indonesia musim 2017. Para pemainnya mulai merasa tertekan.

Bhayangkara konsisten di papan atas klasemen Liga 1. Setelah menyelesaikan 30 pertandingan Bhayangkara berada di posisi kedua dengan poin 59, digeser PSM Makassar, yang ada di puncak klasemen dengan pon 61 dari 31 laga.

Menjelang pertandingan dengan Persela di Stadion Patriot Candrabhaga, Jumat (27/10/2017) malam WIB, pelatih Bhayangkara, Simon McMenemy, menilai anak asuhnya kurang rileks. Dia bilang para pemainnya tertekan sebagai respons atas ekspektasi masyarakat yang mulai mejagokan timnya sebagai juara.

“Beban datang dari diri sendiri, kami sudah main bagus dalam beberapa laga terakhir. Ekspektasi masyarakat sudah berubah, dari yang tadinya biasa-biasa saja, sekarang mereka menganggap Bhayangkara berpotensi menjadi juara,” kata Simon dalam konferensi pers, Kamis (26/10).

“Itu mungkin yang dijadikan sebagai beban oleh para pemain, tapi saya rasa tidak banyak pengaruh,” dia menambahkan.

Bhayangkara belum meraih poin dalam dua laga terakhirnya. Mereka kalah di markas Barito Putera (0-1) dan kalah saat menjamu PSM (0-2). Seluruh gol yang dibuat lawan tercipta dari skema set piece.

“Untuk laga besok, tentu saja setelah dua kekalahan beruntun, menang jadi harga mati. Fokus kami dapat tiga poin dan kembali ke puncak klasemen,” Ilija Spasojevic menuturkan.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply