Paulo Dybala Sedih dan Marah dengan Perlakuan Juventus

Persija Jakarta harus berbagai angka dengan Arema FC dalam laga lanjutan Liga 1 2019. Pelatih Julio Banuelos kecewa Macan Kemayoran tak mampu mempertahankan keunggulan.

Pada laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (3/8/2019) Persija bermain imbang 2-2. Persija sempat tertinggal oleh gol Hanif Sjahbandi di menit kedelapan, namun kemudian membalas lewat gol Novri Setiawan pada menit ke-20. Pada menit ke-51 Persija berbalik unggul setelah Marco Simic mencetak gol.

Keunggulan itu tak bertahan lama. Di menit-menit akhir, gawang Andritany Ardhiyasa dibobol Ahmad Nur Hardianto.

Julio kecewa karena Persija sebenarnya bermain dominan. Tapi, dia menyayangkan keputusan wasit yang memberikan tambahan waktu sehingga Arema memiliki kesempatan.

“Sangat disayangkan dimana kami menguasai permainan selama 90 menit, dimana kami punya banyak sekali peluang, tapi belum bisa gol. Tapi sangat disayangkan dimana kami kebobolan di menit akhir,” ujar Julio dalam konferensi pers usai pertandingan.

“Tidak ada masalah (di lini belakang). Ya, memang sangat disayangkan dimana kami kebobolan di akhir pertandingan, di mana waktu sudah selesa, dan kami ‘dirampok’ oleh wasit di akhir pertandingan,” dia menambahkan.

Dengan hasil tersebut, Persija gagal lolos dari jeratan zona degradasi Liga 1 2019. Persija masih tertahan di peringkat ke-17 klasemen sementara dengan koleksi sembilan poin dari delapan pertandingan di Liga 1.

Sementara itu, Arema FC tertahan di peringkat keempat dengan koleksi 19 poin dari 11 pertandingan Liga 1 2019.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply