Dengan Kaki Kram, Eks Striker Persik Bawa PSBI Raih 3 Poin

Purwanto Suwondo sukses membalas kekalahan terhadap Nova Arianto pada putaran pertama penyisihan Grup 5 ISC B dengan membawa PSBI mengalahkan Madiun Putra 4-1 dalam lanjutan ISC B di Stadion Gelora Panataran Kabupaten Blitar, Sabtu (6/8/2016).

Ini balasan yang sempurna karena di kandang Madiun Putra FC pada putaran pertama lalu, PSBI kalah telak 1-5. “Soal rekor, kami memang saling mengalahkan. Tapi soal gol, saya kalah agregat. Saya masih punya utang satu gol dari Nova Arianto. Pertandingan sangat menarik karena kami sama-sama main terbuka,” ucap Purwanto.

Kehadiran manajer tim, Wima Bramantya jadi suntikan motivasi ganda bagi Habib Syukron dkk. Buktinya, permainan anak-anak Laskar Singo Lodra lebih rancak dibandingkan saat dipermalukan Persinga Ngawi 1-2 pekan lalu.

“Saya minta pemain bermain bagus, itu saja. Lantaran kami harus mengembalikan kepercayaan publik. Saya heran dengan pemain PSBI. Ketika saya tak mendampingi tim, mereka selalu kalah. Itu terjadi saat PSBI dikalahkan PSS dan Persinga lalu. Mereka masih butuh bimbingan, karena mayoritas masih usia muda,” ungkap Wima Bramantya.

Asisten pelatih Madiun Putra, Soni Kurniawan, menyebut faktor kelelahan di perjalanan jadi kendala bagi anak-anak The Blue Force tampil kendor.

“Babak kedua stamina anak-anak habis. Apalagi setelah terjadi gol cepat babak kedua. Mereka seolah sulit untuk bangkit lagi. Akhirnya, gol-gol lain sangat mudah masuk ke gawang,” ujar mantan pemain sayap Persija ini mewakili pelatih kepala Nova Arianto.

Ada kejadian menarik kala Samsul Arifin mencetak gol ketiga bagi PSBI. Dengan kaki pincang karena kram, mantan striker Persik 2011-2012 ini menjebol gawang Madiun Putra. “Pincang tadi bukan gaya selebrasi. Kaki saya memang kram saat menendang bola ke gawang,” ucap Samsul Arifin.

9 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply