Coutinho Angkat Bicara Usai Liverpool Kalah dari Spurs

Coutinho Angkat Bicara Usai Liverpool Kalah dari Spurs

Pemain lini depan Liverpool, Philippe Coutinho telah menyatakan bahwa setiap masing-masing pemain wajib bertanggung jawab atas kekalahan 4-1 melawan Tottenhan Hotspur akhir pekan lalu.

Dimana, laga yang berlangsung di Wembley tersebut empat gol yang tercipta masing-masing melalui Harry Kane dua gol, Heung Min Son dan juga Dele Alli. Sementara The Reds hanya dapat memperkecil ketertinggalan melalui kaki Mohamed Salah.

Akan tetapi usai laga Jurgen Klopp menilai kekalahan timnya lantaran disebabkan kesalahan para beknya terutama oleh Dejan Lovren yang mana dianggap tidak dapat mengantisipasi serangan balik tidak baik.

Bahkan legenda sepakbola Arsenal yakni Thierry Henry menyebut Dejan terlihat takut untuk berduel dengan Kane yang kini sedang dalam performa terbaiknya dan dengan hasil buruk dalam lawatannya ke kota London maka Liverpool kini harus puas menempati peringkat ke sembilan klasemen sementara dimana menjadi tim papan atas dengan kebobolan paling banyak dengan 16 gol.

Sehingga kalangan menilai manajemen harus segera mendepak Klopp dari kursi kepaltihan dan pada bursa transfer bulan Januari mendatang harus memboyong dua bek berkualitas yang mana dapat membuat lini pertahanan kian solid. Namun pemain asal Brasil itu menilai rekan satu timnya semua ahrus bertanggung jawab dan mendesak agar di laga berikutnya kembali berikan kemenangan.

“Saya pikir ini bukan hanya tentang lini pertahanan saja, tetapi ini tentang keseluruhan tim,” Kata Philippe Coutinho kepada media.

“Untuk gol pertama dimulai saat semua orang terlibat dalam bertahan, bukan hanya pemain sayap atau bek tengah. Kami harus segera memperbaiki ini secepat mungkin agar bisa memenangkan pertandingan.

“Dalam pertandingan yang lebih sulit, seperti laga melawan Tottenham, itulah yang menentukan hasil. Inilah tentang yang bisa membuat perbedaan jadi anda harus lebih memperhatikannya. Saya pikir itu adalah gol yang mana seharusnya bisa dihindari. Namun pada akhirnya mereka bisa membuat gol yang konyol.

“Untuk mnyerah dalam empat menit pertama membuat kami semua gelisah, maka gol berikutnya akan datang usai 12 menit, sangat sulit melawan tim kuat saat anda memulai seperti itu.

“Saya pikir apa yang harus kami lakukan adalah bekerja keras dalam situasi hal bola mati dan juga bola dari sayap.”

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply