Capello Punya Favorit Juara Liga Champions Musim Ini

Malam ini di Eropa akan mulai berlangsung fase penyisihan grup Liga Champions 2016/17. Pertarungan untuk memperebutkan babak 16 besar akan diperebutkan 32 klub yang terbagi atas delapan grup.

Sejumlah klub elite berambisi unjuk kekuatan baru mereka mulai dari Manchester City, hingga Barcelona. Selain itu juara bertahan Real Madrid ingin menambah koleksi gelar terbanyak Liga Champions mereka.

Lantas siapa yang menjadi favorit salah satu juru taktik kawakan asal Italia, Fabio Capello?

Juru taktik berusia 70 tahun itu memfavoritkan empat klub yang berpeluang besar bertarung di partai puncak dan merebut trofi Liga Champions musim ini. Mantan arsitek timnas Rusia itu memilih Juventus, Bayern Munich, Real Madrid, dan Barcelona sebagai favorit.

Seperti dikutip dari AS, pria yang mengoleksi satu trofi Liga Champions sebagai pelatih itu menilai Juventus telah melakukan manuver yang hebat di jendela transfer musim panas. Tim dengan julukan si Nyonya Tua itu mendatangkan dua bintang yakni Gonzalo Higuain dan Miralem Pjanic yang memperkuat komposisi skuat tersebut.

Dua pemain tersebut sejauh ini berkontribusi cukup signifikan dalam membawa Juventus memuncaki klasemen Serie A setelah tiga pekan. Higuain membuktikan dirinya pantas menjadi mesin gol bagi skuat Si Nyonya Tua. Ia sudah mencetak tiga gol untuk keperkasaan Juventus dalam tiga laga Serie A yang baru berjalan.

Sementara Pjanic membuktikan Juventus tak kehilangan tenaga setelah kepergian Paul Pogba ke Manchester United.

“Juventus bersama dengan Bayern dan tentu saja tim-tim Spanyol [Barcelona dan Madrid] memiliki peluang sempurna dan menjadikan mereka sebagai favorit,” kata Capello.

Capello yang terakhir kali memegang jabatan sebagai pelatih utama pada 2015 silam itu pun yakin persaingan di Liga Champions 2016/17 akan ketat. Sepanjang kariernya sebagai pelatih, Capello baru sekali mengangkat trofi Liga Champions yakni bersama AC Milan pada musim 1993/94.

Sepanjang kariernya ia dikenal sebagai salah satu pelatih tersukses. Dia pernah menjadi pelatih utama empat tim yakni Milan, Madrid, AS Roma, dan Juventus. Total sudah tujuh gelar kompetisi liga domestik yang ia menangkan antara lain bersama AC Milan (4), AS Roma (1), dan Real Madrid (2).

Sebetulnya Capello pernah mengoleksi dua gelar liga domestik lagi yakni dua kali Scudetto Serie A bersama Juventus (2004/05 dan 2005/06). Namun, dua gelar itu dicabut karena skandal Calciopoli yang melibatkan Juventus.

Klub terakhir yang diasuh Capello adalah Madrid pada musim 2006/07. Setelah itu, pada tahun 2008 dia menerima pinangan untuk melatih timnas Inggris. Namun, hingga 2012 Capello gagal membawa timnas Inggris berprestasi yang membuat dia didepak.

Keluar dari Inggris, Capello lalu direkrut timnas Rusia. Namun negara beruang merah kemudian memutuskan kontraknya karena tak mampu membayar gaji Capello pada 2015 silam.

Bicara tentang peluangnya kembali menjadi arsitek sebuah tim sepak bola, Capello berkata tak akan buru-buru. Mantan bintang lapangan hijau di dekade 1970an mengaku sedang menikmati warier lain.

“Saya lagi sibuk dengan kerja di televisi ini,” kata Capello. “Saya sudah banyak di tawar namun saya tolak. Saya pernah mengarsiteki timnas dan juga klub yang mana itu betul-betul sesuatu yang sangat terasa.”

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply