Bos Tottenham Berang Diremehkan Guardiola

Bos Tottenham Berang Diremehkan Guardiola

Mauricio Pochettino berang karena Josep Guardiola menyebut Tottenham Hotspur sebagai ‘Timnya Harry Kane’, padahal ia sendiri tidak pernah berkata ‘Timnya Lionel Messi’ kala pelatih asal Spanyol itu menangani FC Barcelona.

Harry Kane terpilih sebagai pemain terbaik Inggris di bulan September 2017 usai dia tampil gemilang dengan mencetak 13 gol bagi The Lilywhites dan tim nasional Inggris sepanjang September.

Berbicara seusai menang 1-0 atas Chelsea, Guardiola memberikan analisa perihal posisi di klasemen yang membuat kuping pelatih Spurs, Mauricio Pochettino memerah.

“Kita berada di bulan September. Chelsea menang di 13 pertandingan musim lalu. Kami memiliki nilai sama dengan (Manchester) United dan tim ‘Harry Kane’ (di papan klasemen musim ini), yang di tiap laga mencetak dua atau tiga gol,” tutur Guardiola.

Tidak pelak lagi manajer asal Argentina itu berang sebab dirinya tidak pernah mencela skuat Barcelona asuhan Guardiola ketika Pochettino menangani RCD Espanyol dahulu.

“Saya kenal Pep. Ketika ia bersemangat usai meraih kemenangan gemilang, dia kesulitan menahan diri dan bersikap dewasa. Ucapan itu tidak menghargai untuk banyak alasan,” tutur Pochettino. “Ketika dia berada di Barca, saya tidak pernah menyebutnya sebagai tim Messi.”

“Saya rasa komentar itu disayangkan sebab para pemain menertawakan. Jika Anda seorang manajer maka Anda harus memperlihatkan rasa hormat kan? Seharusnya bisa lebih baik lagi dari komentar seperti itu.”

“Itu pendapat saya sebagaimana saya menghargai opini dia, tapi saya rasa itu tidak akan membuat para pemain kian termotivasi atau kurang termotivasi. Sama saja.”

Ini menyedihkan dan tidak baik di dunia sepak bola. Sekarang-sekarang ini kita ingin menunjukkan rasa hormat, fair play dan segalanya.”

Ditanya apakah Pep Guardiola pernah berkomunikasi dengan dirinya sesuai perkataan tersebut, Mauricio Pochettino mengaku akan menghubunginya.

“Tidak, tentu saja tidak (berbicara). Dia belum menelepon saya. Mungkin setelah konferensi pers dia akan menelepon saya. Saya akan menjawabnya nanti.”

“Tentu saja (saya akan berbicara dengan Guardiola). Kami mempunyai hubungan yang baik. Saya mempunyai banyak teman (di staf kepelatihan Guardiola).”

“Mikel Arteta, Lorenzo Buenaventura, Eduardo Marui, semua staf dia teman baik saya sebelum bersua Guardiola.”

“Ini komentar yang menyedihkan. Rasanya seperti bukan dia. Guardiola manajer yang hebat, salah satu yang terbaik di dunia. Lalu kenapa berkomentar seperti itu? Ucapan itu tidak akan membantu dia. Bukan hal yang bagus untuk siapapun.”

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply