Ancelotti Ingin Serap Ilmu Klopp dan Pochettino

Carlo Ancelotti adalah salah satu pelatih top di dunia. Tapi, dia masih mau menyerap ilmu kepelatihan Juergen Klopp dan Mauricio Pochettino.

Nama Ancelotti meroket ketika membesut AC Milan. Ada delapan trofi dia persembahkan pada periode tersebut, yang di antaranya satu Scudetto dan dua gelar Liga Champions.

Selepas meninggalkan Milan, dia berlabuh ke Chelsea dengan menyumbang trofi Premier League, Piala FA, dan Community Shield. Kemudian hijrah ke Paris Saint-Germain dengan menyabet gelar Ligue 1.

Ancelotti kemudian beralih ke Real Madrid. Bersama Los Blancos, dia memenangi Copa del Rey, Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub.

Pria 59 tahun itu juga sukses di Liga Jerman bersama Bayern Munich. Ada satu gelar Bundesliga dan dua Piala Super Jerman yang dimenangi, namun perjalanannya tercoreng setelah dipecat pada September 2017.

Meski sudah memenangi banyak gelar bergengsi, Ancelotti belum berhenti belajar untuk mengamati pelatih lainnya. Dia mengaku ingin mempelajari kepelatihan Klopp dan Pochettino.

“Pelatih mana yang akan saya pelajari? Saya sedikit mengenal pelatih, tapi saya akan mengatakan Klopp atau Pochettino,” kata pelatih Napoli, Ancelotti, kepada Corriere della Sera.

“Saya sudah tahu bagaimana (Max) Allegri, (Diego) Simeone, (Luciano) Spalletti, dan (Pep) Guardiola bekerja. Selalu menyenangkan untuk melihat seperti apa pelatih bekerja dalam latihan, tetapi menyalin tidak mungkin,” sambungnya.

Klopp punya gaya bermain yang sering disebut dengan gegenpressing. Timnya bakal terus melakukan tekanan ke lawan saat kehilangan bola.

Pochettino dikenal dengan gaya main counterpressing. Salah satu kunci taktik ini adalah transisi secepat kilat ke mindset bertahan ketika penguasaan bola hilang.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply