Allegri: Penalti di Madrid Beri Buffon Suntikan Adrenalin

Kontroversi atas reaksi buruk penjaga gawang Juventus, Gianluigi Buffon terhadap penalti yang diberikan wasit kepada Real Madrid di Liga Champions, rupanya masih belum berakhir diperbincangkan meski sepekan telah berlalu.

Seperti diketahui, Buffon diusir dari lapangan karena protes kemarahannya yang berlebihan atas keputusan penalti dari wasit Michael Oliver. Bahkan usai pertandingan, kiper gaek asal Italia itu mengkritik Oliver dengan mengatakan bahwa wasit asal Inggris itu tidak memiliki hati, tapi tempat sampah.

Kekecewaan Buffon ini bisa dimengerti, karena Juve sedang memimpin dengan skor 3-0 pada leg kedua babak perempat-final di Santiago Bernabeu. Itu berarti mereka sukses menyamai agregat, setelah kalah dengan skor 3-0 pada leg pertama di Turin.

Tetapi Si Nyonya Tua akhirnya tersingkir ketika Cristiano Ronaldo berhasil mengkonversi penalti tersebut untuk membuat laga berakhir dengan skor 3-1 dan mengirim Real ke semi-final karena unggul agregat 4-3.

Dan bos Juventus, Massimiliano Allegri ketika kembali diminta pendapatnya tentang penalti dan kartu merah untuk Buffon dalam konferensi pers jelang laga Serie A antara Juve kontra Crotone, mengakui jika kontroversi tersebut membuat kiper berusia 40 tahun itu merasa lebih baik.

“Malam di Madrid telah membuatnya baik, itu memberinya suntikan adrenalin yang dia butuhkan,” kata Allegri kepada wartawan, Selasa (17/4). “Begitulah cara hidup juara,” imbuhnya.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply