Ada Pengkhianat di Kubu Real Madrid, Starting XI Bocor

Ada Pengkhianat di Kubu Real Madrid, Starting XI Bocor

Tampaknya skuad Real Madrid belum sepenuhnya bersih dari mata-mata. Selang 5 jam sebelum kick-off final Liga Champions, starting XI Los Blancos sudah bocor ke media.

Dalam foto yang diunggah oleh satu jurnalis Spanyol, Arancha Rodriguez sekitar setengah jam lalu, tampak bahwa Real Madrid memutuskan untuk tidak menurunkan Gareth Bale sebagai starter pada laga final malam ini. Susunan pemain seharusnya baru diumumkan ke publik 60 menit sebelum kick-off. Jika lima jam sebelumnya sudah bocor maka lawan bisa mengubah taktik.

Untuk starting XI malam ini, Zinedine Zidane tampak lebih mempercayai Isco daripada Gareth Bale, menemani Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema di lini serang. Tiga bek di belakang adalah Sergio Ramos, Raphael Varane, dan Dani Carvajal. Sedangan dua bek sayap yang juga akan rajin turun ke depan adalah Marcelo dan Casemiro. Di tengah ada Toni Kroos dan Luka Modric.

Jika itu terjadi maka ini akan menjadi malam yang mengecewakan untuk trafer termahal Los Blancos tersebut. Ia sebenarnya mencatatkan penampilan yang semakin baik menjelang akhir musim La Liga.

Bocornya nama Isco ini mirip dengan kebocoran sebelumnya yang membuat Zidane marah. Waktu itu dua kali laga super penting, dua kali pula strateginya bocor ke manajer lawan. Taktik permainannya bocor ke mana-mana sebelum pertandingan Liga Champions melawan Paris Saint-Germain.

El Confidencial menulis laporan bahwa susunan pemain Zidane untuk leg pertama mereka melawan raksasa Perancis itu difoto dan kemudian dikirimkan oleh seorang mata-mata di dalam kubu Real Madrid ke pelatih lawan.

Malam ini adalah pertemuan kelima antara klub Inggris lawan Spanyol di ajang Piala Eropa. Liverpool memenangkan yang pertama, melawan Real Madrid pada tahun 1981. Namun, sejak itu Barcelona telah memenangkan tiga pertemuan berturut-turut, atas Arsenal (2006) dan Manchester United (2009 dan 2011).

JIka Real menang malam ini maka ini adalah Piala Eropa ke-18 untuk tim-tim asal Spanyol, dengan lima datang dari Barcelona. Jika Liverpool yang menjadi juara maka trofi ini akan menjadi kali ke-13 tim Inggris memenangkannya, dan menjadikan mereka klub paling sukses ketiga di belakang AC Milan dan Los Blancos.

Kemenangan untuk Los Merengues malam ini akan membuat tahun 2018 merupakan kali kelima LaLiga merebut kedua trofi Liga Europa dan Liga Champions sekaligus. Yang pertama adalah Barcelona dan Sevilla pada 2006 dengan tim Andalusia itu juga bergabung dengan Blaugrana pada 2015 dan Real pada dua kesempatan: 2014 dan 2016.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply