Ada DNA Barcelona di Balik Keberhasilan Qatar Juarai Piala Asia 2019

Kesebelasan nasional Qatar menjadi juara Piala Asia setelah menang 3-1 atas Jepang, di Zayed Sports City Stadium, Abu Dhabi, Jumat (1/2/2019). Sementara gol Jepang dibukukan Takumi Minamino (69′), gol Qatar diciptakan oleh Almoez Ali (12′), Abdulaziz Hatem (27′), Akram Afif (83′, penalti).

Perjalanan Qatar menjadi juara diwarnai sejumlah rekor luar biasa, antara lain mencetak 19 gol dan kebobolan hanya satu kali. Hal itu menjadikan Qatar tim yang paling produktif sekaligus paling sedikit kemasukan pada Piala Asia 2019.

Ada setidaknya dua pemain, selain kiper Saad Al-Sheeb, yang berkontribusi signifikan soal rekor memasukkan-kemasukan Qatar pada Piala Asia 2019. Mereka adalah Akram Afif yang mencetak sepuluh assist dan Almoez Ali yang mencetak sembilan gol.Keberhasilan Qatar tak lepas dari kinerja pelatih Felix Sanchez. Mempertimbangkan latar belakang Sanchez, ada atribut lain yang masuk hitungan, Barcelona.

Felix Sanchez Bas, lahir di Barcelona, pada 13 Desember 1975. Sejak 1996 hingga 2006, ia menjadi tim pelatih akademi Barcelona yang menangani tim junior Barcelona. Sergio Roberto, Marc Muniesa, Gerard Deulofeu, dan Martin Montoya adalah pemain-pemain yang pernah ditangani Sanchez.

Membina anak-anak usia dini bukan sekadar pekerjaan bagi Sanchez. Hal itulah yang kemudian membuat Aspire Academy, yang bermarkas di Doha, merekrutnya pada 2006.

Aspire Academy menjadi awal dari perjalana karier Sanchez di Qatar. Pada Juli 2013, Sanchez menangani timnas Qatar U-19. Pada Januari 2014, Sanchez dipercaya untuk juga menangani timnas Qatar U-20. Di bawah asuhan Sanchez, Qatar menjuarai Piala AFC U-19 2014, setelah mengalahkan Korea Utara di Thuwunna Stadium, Yangon, pada 23 Oktober 2014.

Pada Juli 2017, Sanchez diangkat menjadi pelatih timnas Qatar U-23 dan senior.

Selama menjadi pelatih, Sanchez selalu percaya kepada proses. Gelar juara Piala AFC U-19 2014 dan Piala Asia 2019 adalah buah dari kepercayaan Sanchez kepada para pemain, yang sebagian besar merupakan anak didiknya pada usia junior.

Dari 23 pemain Qatar pada Piala Asia 2019, 14 di antaranya adalah pemain-pemain yang ditangani Sanchez di Aspire. Pemain-pemain itu antara lain Akram Afif, Assim Omer Madibo, Almoez Ali, Tarek Salman, dan Salem Al Hajri. Lima pemain tersebut juga menjadi bagian timnas Qatar yang menjuarai Piala AFC U-19 2014.

“Saya tidak punya kata-kata. Kami mengalahkan tim yang betul-betul luar biasa. Kami bermain sangat baik pada babak pertama. Pada babak kedua, kami harus sangat bertahan karena jelas, Jepang juga ingin meraih trofi. Itu adalah laga yang sangat sulit. Kami kesulitan dan kami tahu apa yang harus dilakukan saat mengalami kesulitan,” ujar Sanchez, usai laga melawan Jepang final Piala Asia 2019.

“Saya sangat gembira karena para pemain dan semua orang di Qatar yang mendukung kami sejak awal. Ini adalah keberhasilan yang sangat pantas. Saya sangat bahagia. Saya tidak bisa bicara apa-apa lagi,” tambah Sanchez.

Aspire Academy didirikan pada 2004 dengan tujuan mencari dan mengembangkan atlet-atlet terbaik Qatar dan menyediakan pendidikan akademis. Aspire Academy juga memiliki pusat pengembangan keterampilan untuk berbagai cabang olahraga dan menyiapkan atlet-atlet muda sebelum memasuki usia yang pas untuk masuk akademi.

Pada 2005, Aspire Academy membentuk program kemanusiaan global, yang diberi nama Aspire Football Dreams. Mereka mencari anak-anak berusia 13 tahun di negara-negara berkembang untuk diseleksi dan kemudian diajak mengikuti pendidikan di Aspire Academy.

Barcelona merupakan klub yang menjadi rekan kerja Aspire Academy. Sejumlah pemain Barcelona, antara lain Lionel Messi, Gerard Pique, dan Sergio Busquets terlibat dalam sejumlah kegiatan di Aspire Academy.

Salah satu pemain yang muncul dari program Aspire Academy adalah Diawandou Diagne. Setelah mengikuti program AFD dan bermain dua musim di klub Belgia, Eupen, Diagne bergabung denga Barcelona B. Saat ini, Diagne bermain untuk Eupen dan masih memiliki kontrak yang berlaku hingga Juni 2019.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply